Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Studi Lanjut Santri Pondok Pesantren Salafi Menuju Indonesia Emas 2045
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3291Keywords:
pesantren, pendidikan tinggi, motivasi santriAbstract
Pondok pesantren salafi sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, akhlak, dan pemahaman keagamaan masyarakat Indonesia. Namun, rendahnya minat santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin Kota Blitar dengan tujuan meningkatkan motivasi dan kesadaran santri kelas 12 terhadap pentingnya studi lanjut. Metode pendampingan dilakukan melalui sosialisasi, seminar interaktif, dan coaching clinic dengan pendekatan partisipatif-dialogis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran dan motivasi santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi, munculnya minat studi yang lebih spesifik, serta meningkatnya dukungan dari pihak pesantren terhadap pengembangan akademik santri. Pendekatan berbasis kebutuhan yang diterapkan terbukti efektif dalam memperluas wawasan santri tentang peluang beasiswa dan jalur masuk perguruan tinggi. Kegiatan ini sejalan dengan misi SDGs poin ke-4 “Quality Education” serta mendukung visi Indonesia Emas 2045 dalam mewujudkan sumber daya manusia pesantren yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Downloads
References
Arifin, A. S. (2023). Human Capital Investment: Meningkatkan Daya Saing Global Melalui Investasi Pendidikan. Jurnal Education And Development, 11(2), 174–179. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2.4672
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Pendidikan 2023 (Vol. 12). Badan Pusat Statistik.
Hardika, Aisyah, E. N., Raharjo, K. M., & Aptiningsari, D. (2020). Pembelajaran Transformatif (Vol. 1). Universitas Negeri Malang.
Hasana, K. (n.d.). Problematika Lulusan Santri di Indonesia Sulit Terserap Kerja. Retrieved June 23, 2025, from https://jatim.idntimes.com/news/jawa-timur/problematika-lulusan-santri-di-indonesia-sulit-terserap-kerja-00-w15v1-v4yzbc?utm_source=chatgpt.com
Rafidhah, R. H., & Rijal, F. (2020). Motivasi Santriwati Dayah Salafiyah Bireuen Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 749–765. https://doi.org/10.32505/ikhtibar.v7i1.613
Rina Dwi Muliani, R. D. M., & Arusman, A. (2022). Faktor—Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar Peserta Didik. Jurnal Riset Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 133–139. https://doi.org/10.22373/jrpm.v2i2.1684
Rusli, T. S., Boari, Y., Amelia, D., & Rahayu, D. (2022). Pengantar Metodologi Pengabdian Masyarakat. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Sabarudin, M. (2015). Pola dan Kebijakan Pendidikan Islam Masa Awal dan Sebelum Kemerdekaan. 1(1), 139–174.
Sari, D. A. P., Rida, Murdiana, Yuliani, Ma’rifah, & Sadriah. (2025). Transformasi Kurikulum di Pondok Pesantren Modern: Integrasi Pendidikan Islam dan Umum dalam Era Globalisasi. 14(1). https://doi.org/10.58230/27454312.1532
Sofiyah, Eniyah, Silfina, S., Sulastri, Karsikah, Sulaiman, D., & Fauzan, I. I. (n.d.). Peran Lingkungan Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMKN 1 Ciruas. 2(2), 331–335. https://doi.org/10.62710/emdrpj96
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zuraida Zuraida, Lutin Nur R R

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












