Pengabdian Masyarakat Berbasis Budaya Gotong Royong Mingguan dalam Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Desa Giriharjo
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3411Keywords:
gotong royong, kesehatan lingkungan, modal sosial, keberlanjutan, SDGsAbstract
Tradisi gotong royong adalah salah satu kearifan lokal yang masih hidup di berbagai desa di Indonesia, termasuk di Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Gotong royong sebagai salah satu bentuk tradisi yang hidup dan berfungsi sebagai modal sosial penting dalam membangun solidaritas serta kepedulian antarwarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat budaya gotong royong mingguan sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat secara langsung dalam observasi, wawancara, serta aksi kebersihan lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa gotong royong di Desa Giriharjo memiliki peran penting sebagai modal sosial yang memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian warga terhadap lingkungan. Tradisi ini memiliki ciri khas yaitu pelaksanaan yang konsisten setiap minggu dan partisipasi dari berbagai generasi. Faktor yang memungkinkan tradisi ini bertahan adalah adanya kearifan lokal yang dilestarikan, kepemimpinan desa yang peduli, serta semangat warga dalam menjaga lingkungan yang sehat. Lebih lanjut, gotong royong ini terbukti relevan dengan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam mendukung tujuan SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), serta SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Dengan demikian, gotong royong tidak hanya sekadar budaya, namun juga strategi nyata dalam mencapai kebersihan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Downloads
References
Adis Imam Munandar, A. H. (2019). Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus Di Indonesia. Bukit Cimanggu: PT Jawa Mediasindo Lestari.
Arief Imelda Mayangsari, Y. L. (2023). Gotong Royong Sebagai Budaya Bangsa Indonesia Ditinjau Dari Teori Nilai (Dasar Teori Nilai Manusia). Jurnal Cahaya Mandalika.
Bahrain Budiya, M. I. (2022). Upaya Meningkatkan Kebersihan Lingkungan Desa Dengan Membersihkan Aliran Sungai Dan Pengadaan Tong Sampah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat.
Edy, H. (2024). Kepemimpinan Kepala Desa Dan Eksistensi Budaya Gotong Royong Pada Masyarakat Pedesaan Di Indonesia. Journal of Regional Public Administration, 40-43.
Kingking Muttaqien, S. S. (2019). Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesehatan Lingkungan Melalui Program Bank Sampah. Indonesian Journal Of Adult And Community Education.
Mawardi M.F, M. A. (2024). Gotong Royong Sebagai Fondasi Moral Budaya: Perspektif Hukum Dan Keharmonisan Sosial. Jurnal Prosiding Mimbar Justitia.
Meta Rolitia, Y. A. (2016). Nilai Gotong Royong Untuk Memperkuat Solidaritas Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Naga. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi.
Nelly, S. (2025). Sinergi Gotong Royong dalam Memacu Pembangunan Infrastruktur Desa yang Mumpuni. Artikel Desa Kuripan Kidul Cilacap.
Nelly, S. (2025). Warga Kompak, Gotong Royong Desa Makin Sukses. Artikel Desa Kuripan Kidul Cilacap.
Rina Hidayati Pratiwi, S. D.-A. (2022). Kesehatan Lingkungan. CV. Widina Media Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Qoni Nur Khasanah, Chabib Mustofa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














