Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Pasien TB Melalui Penyuluhan Dagusibu Obat Pada Masyarakat di Desa Lepolima Provinsi Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Nurmawati Fatimah Universitas Airlangga, Indonesia
  • Herley Windo Setiawan Universitas Airlangga, Indonesia
  • Arifa Mustika Universitas Airlangga, Indonesia
  • Siti Khaerunnisa Universitas Airlangga, Indonesia
  • Mohammad Akbar Kurniawan Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3505

Keywords:

Tuberkulosis, Pengobatan rasional, Penyakit menular, Obat, Pengobatan TB

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah serius di Nusa Tenggara Timur (NTT). Data penelitian menunjukkan bahwa NTT merupakan provinsi dengan target deteksi kasus yang belum terpenuhi. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan insiden TB melalui berbagai upaya, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Strategi Eliminasi TB Nasional. Pengendalian TB di NTT menghadapi tantangan yang kompleks, seperti terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan, kurangnya kesadaran masyarakat tentang pengobatan penyakit ini, dan terbatasnya sumber daya manusia di sektor kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih efektif untuk meningkatkan deteksi kasus TB, pengobatan rasional yang menjangkau semua tingkat, serta penguatan skrining dan investigasi kontak. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat meliputi kegiatan pencegahan melalui penyuluhan kesehatan dengan memberikan penyuluhan tentang cara mencegah penyakit menular dan edukasi tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang). Tahap awal kegiatan ini adalah mengukur tingkat pemahaman tenaga kesehatan atau kader kesehatan mengenai definisi tuberkulosis, kemungkinan tindakan pencegahan, pengobatan, dan gaya hidup pasien. Setelah pre-test, akan dilakukan kuliah edukasi mengenai topik-topik tersebut. Peningkatan pemahaman relawan kesehatan dapat diukur setelah kegiatan menggunakan post test. Terdapat peningkatan rata-rata skor pre test dan post testl, dengan skor pre test rata-rata 56,8 dan skor post test rata-rata 77,3. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman relawan kesehatan tentang Program DAGUSIBU dan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah peningkatan jumlah penderita TB di Desa Lepolima.Mumere, Nusa Tenggara Timur

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta : Kementerian Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (20230). Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2023 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2023

Kleden, S. S., Kellen, C. G., Kedang, S. B., & Rindu, Y. (2024). Analisis capaian pelayanan penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Nusa Tenggara Timur: Tantangan dan peluang. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(1), 315-322.

Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 60 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi.

Sarwani SR, D., & Nurlaela, S. (2012). Faktor Risiko Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB). Jurnal kesehatan masyarakat, 8(1), 60-66.

Statistik Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2023, ISSN : 2527-8541.

Stop TB Partnership (2020). Peran Desa dalam Penanggulangan Tuberkulosis, 2020, https://www.stoptbindonesia.org/single-post/peran-desa-dalam-penanggulangan-tuberkulosis

World Health Organization. (2020). Global tuberculosis report 2020. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Global Tuberculosis Report 2023 [Internet]. Available from: https://www.who.int/teams/global-tuberculosis-programme/tb-reports/global-tuberculosis-report-2023

Downloads

Published

2025-12-09

How to Cite

Fatimah, N., Setiawan, H. W., Mustika, A., Khaerunnisa, S., & Kurniawan, M. A. (2025). Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Pasien TB Melalui Penyuluhan Dagusibu Obat Pada Masyarakat di Desa Lepolima Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5341–5346. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3505

Issue

Section

Articles