Pemberdayaan Masyarakat melalui kegiatan SETARA sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di RW 002 Kelurahan Sukamajukidul Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya

Authors

  • Hafni Rahmiani Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Suci Rahmawati Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Riana Raudatul Jannah Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Nova Ayu Gumilang Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Tiara Nurul Nazmi Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Zulfa Marwatus Sa'adah Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Tiara Nurul Nazmi Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Putri Aulia Yasmin Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Andy Muharry Universitas Siliwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3509

Keywords:

hipertensi, pemberdayaan masyarakat, edukasi kesehatan, senam sehat, pencegahan

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan prioritas di RW 02 Kelurahan Sukamajukidul yang dipengaruhi oleh rendahnya pemeriksaan tekanan darah, kurangnya edukasi, dan pola hidup tidak sehat. Tujuan program SETARA adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, mendorong perubahan perilaku hidup sehat melalui edukasi, meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan aktivitas fisik seperti senam, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin sebagai upaya pencegahan hipertensi di tingkat komunitas. Program SETARA (Sehat dengan Senam, Tensi, dan Edukasi Raga Aman) diterapkan sebagai intervensi pemberdayaan melalui penyuluhan, senam bersama, dan pemeriksaan tekanan darah dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat, peningkatan partisipasi dalam senam dan pemeriksaan tekanan darah, serta terbentuknya kelompok senam mandiri. Program SETARA terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan hipertensi di tingkat komunitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

BPJS Kesehatan. (2020). Pedoman pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis). BPJS Kesehatan.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. (2023). Profil Kesehatan Kota Tasikmalaya 2023. Tasikmalaya: Dinkes Kota Tasikmalaya.

Dinas Sosial Kota Tasikmalaya. (2025). Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kota Tasikmalaya 2025. Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Hatmanti, N. M., & Pratiwi, D. (2015). Senam Lansia Mempengaruhi Tekanan Darah Lansia di Puskesmas Kebonsari Surabaya.Journal of Health Sciences.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman teknis penemuan dan tatalaksana hipertensi. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Oktaviani, G. A., Purwono, J., & Ludiana. (2022). Penerapan senam hipertensi terhadap tekanan darah pasien dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara Tahun 2021. Jurnal Cendikia Muda, 2(2), 185–190.

World Health Organization. (2021). Hypertension. WHO.

World Health Organization. (2023). Hypertension country profiles: Indonesia. WHO.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Rahmiani, H., Rahmawati, S., Jannah, R. R., Gumilang, N. A., Nazmi, T. N., Sa’adah, Z. M., Nazmi, T. N., Yasmin, P. A., & Muharry, A. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui kegiatan SETARA sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di RW 002 Kelurahan Sukamajukidul Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5816–5821. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3509

Issue

Section

Articles