Peningkatan Literasi dan Kreativitas Anak Migran Berbasis Kolaborasi di SB At-Tanzil Cheras, Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3526Keywords:
anak migran, literasi, kreativitas, pendidikan nonformal, kolaborasiAbstract
Anak-anak migran Indonesia di Malaysia menghadapi berbagai keterbatasan dalam akses pendidikan, khususnya pada penguatan literasi dan kreativitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar, kreativitas seni, serta literasi sains anak migran melalui pendekatan kolaboratif di At-Tanzil Malaysia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi foto, catatan lapangan, serta interaksi langsung dengan anak- anak. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi literasi dongeng Nusantara, penulisan cerita mini, permainan literasi keuangan “Celengan Impian”, kreativitas budaya melalui ecoprint, serta eksperimen sains gunung meletus. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif anak, serta kemampuan mengekspresikan ide melalui gambar, tulisan, maupun praktik langsung. Program ini berkontribusi dalam memperkuat identitas budaya Indonesia sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak migran. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran alternatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh lembaga pendidikan komunitas migran
Downloads
References
Cheng, L. M. Y., Powell, S. J., & Davis, B. (2025). Critical Multimodal Literacy: An Analysis of Young Children’s Picture Books About Refugees. International Journal of Early Childhood.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An Educational Psychology Success Story: Social Interdependence Theory and Cooperative Learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379.
Kemendikbud. (2020). Literasi untuk Semua. Jakarta: Kemdikbud.
Nogroho, F. N. M. S., Kuswandi, I., & Zainuddin, Z. (2024). Menumbuhkan minat baca dan kreativitas menulis pada anak imigran di Sanggar Bimbingan Sentul Kuala Lumpur. AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI, 5(2), 128–140.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.
Rohman, A. V. A., Nugroho, A., & Nasution, I. F. (2025). Peran penguatan identitas budaya anak migran Indonesia melalui pendidikan non-formal di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia. Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar, 5(1), 68–84.
Suhendar, T. (2019). Pendidkan Kreativitas Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 112–120.
UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report. UNESCO Publishing.
UNICEF. (2018). Education for displaced children: Policy Paper. United Nations Children’s Fund.
Bu’ulolo, Yanida. (2021). Membangun Budaya Literasi di Sekolah: Jurnal Bahasa Indonesia Prima, 3 (1), hlm. 16–23.
Grantam-McGrego, S. et al. (2007). Effects of Early Childhood Supplementation With and Without Stimulation On Later Development In Stunted Jamaican Children, 60-70. https://doi.org/10. 1016/S0140-6736(07)60032-4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Citra Putri Fauziah, Dita Ayu Anggita Sari, M Arif Rakhman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












