Pemanfaatan Plang Edukasi di Sekolah Sebagai Sarana Menumbuhkan Kesadaran Siswa dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3532Keywords:
Pendidikan Limbah, Kesadaran Sekolah, Keberlanjutan LingkunganAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Bandar Lampung dengan fokus pada peningkatan kesadaran siswa dalam pengelolaan sampah melalui pemasangan plang edukasi. Permasalahan utama di sekolah mitra adalah rendahnya kesadaran siswa untuk membuang sampah pada tempatnya serta belum terbiasanya pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Kondisi tersebut berdampak pada kebersihan lingkungan sekolah yang kurang terjaga, terutama di area kantin dan halaman sekolah. Target kegiatan ini adalah menghadirkan sebuah media edukatif berupa plang edukasi sampah yang berfungsi sebagai pengingat visual bagi siswa. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, sosialisasi singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan, pemasangan plang di lokasi strategis yaitu depan kantin, serta monitoring perilaku siswa melalui observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif, di mana siswa menjadi lebih sadar untuk membuang sampah pada tempatnya dan jumlah sampah berserakan berkurang. Meskipun hanya satu plang yang dipasang, keberadaannya cukup efektif memberikan pengaruh terhadap perubahan perilaku siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa plang edukasi sampah merupakan media sederhana namun berdampak dalam membangun kesadaran lingkungan di sekolah, meskipun perlu dilengkapi dengan program pendampingan dan pengawasan rutin agar hasilnya lebih optimal.
Downloads
References
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development. Harvard University Press.
Hines, J. M., Hungerford, H. R., & Tomera, A. N. (1987). Analysis and synthesis of research on responsible environmental behavior: A meta-analysis. The Journal of Environmental Education, 18(2), 1–8.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Prasetyo, A., & Lestari, D. (2022). Psikologi belajar. Rajawali Pers.
Ruhama, D. M., Sugito, R., & Atmaja, T. H. W. (2018). Sampah anorganik sebagai ancaman di kawasan ekosistem hutan mangrove Kuala Langsa. Jurnal Jeumpa, 5(2), 84–90.
Sanjaya, W. (2015). Teori belajar dan pembelajaran. Kencana.
Supriyanto, A. (2018). Komunikasi visual: Teori dan praktik. Deepublish.
Wahyudi, R. (2020). Literasi lingkungan dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 12(1), 45–53.
Warsono, S. (2016). Pengelolaan kelas dalam meningkatkan belajar siswa. Manajer pendidikan, 10(5), 270693.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indah Resti Ayuni Suri, Devi sela Eka Selvia, Netriwati Netriwati, Abdul Malik Akbar, Siti Nurhalimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












