Program Tukar Sampah, Bye Nyamuk Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di RW 03 Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya

Authors

  • Ilham Imam Baili Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Dinar Puji Wardiani Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Salwa Fathia Azzahra Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Luvita Puspitasari Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Lista Gefarani Simanjuntak Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Salsabila Ayuningtyas Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Irna Helena Siahaan Universitas Siliwangi, Indonesia
  • Andy Muharry Universitas Siliwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3545

Keywords:

DBD, pemberdayaan masyarakat, 3M plus, lingkungan sehat

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas di Kota Tasikmalaya. RW 03 Kelurahan Kahuripan termasuk wilayah dengan potensi tinggi penularan DBD karena masih ditemukan genangan air dan penumpukan barang bekas yang menjadi tempat potensial perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan perilaku pencegahan DBD melalui program “Tukar Sampah, Bye Nyamuk”, yaitu kegiatan pertukaran barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk dengan insentif berupa sembako, bubuk abate. Metode kegiatan mencakup pemetaan masalah kesehatan, wawancara tokoh masyarakat, edukasi mengenai DBD, serta pelaksanaan kegiatan pertukaran barang bekas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatnya pemahaman mengenai 3M Plus, serta terkumpulnya barang bekas yang sebelumnya berpotensi menjadi habitat jentik. Tokoh masyarakat, kader, dan karang taruna menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program. Program ini terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam menekan risiko penyebaran DBD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, R., & Astuti, P. (2021). Pengaruh pengelolaan lingkungan terhadap keberadaan jentik Aedes aegypti di wilayah endemis DBD. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 85–94.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. 2023. Laporan Kasus DBD Kota Tasikmalaya.

Fitriani L, dkk. (2021). Edukasi PSN sebagai Upaya Pencegahan DBD.

Habibie, M. M., Mutiara, H., & Berawi, K. (2021). Hubungan Perilaku 3M Plus dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue: Tinjauan Pustaka. Jurnal Kesehatan dan Agromedicine, 8(1), 1–10.

Hendayani, N., Faturrahman, Y., & Aisyah, I. S. (2023). Hubungan Faktor Lingkungan dan Kebiasaan 3M Plus dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Manonjaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 19(2), 45–53.

Kaswulandari, L., Rachman, M. Z., & Yudiernawati, A. (2022). Pengaruh Edukasi melalui Media Leaflet tentang 3M Plus terhadap Pengetahuan Pencegahan Demam Berdarah Dengue. Journal of Health Research Science, 1(2), 78–85.

Kemenkes RI. 2020. Profil Kesehatan Indonesia.

Knowles, M. S. (1984). Andragogy in Action: Applying Modern Principles of Adult Learning. Jossey-Bass.

Lestari, N., Widyaningsih, R., & Putra, A. (2020). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD. Jurnal Promosi Kesehatan, 8(1), 21–29.

Minkler, M., & Wallerstein, N. (2005). Improving Health through Community Organization and Community Building. In K. Glanz, F. M. Lewis, & B. Rimer (Eds.), Health Behavior and Health Education (pp. 335–369). Jossey-Bass.

Nugroho, S., Handayani, T., & Prabowo, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian DBD melalui pendekatan partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(3), 112–120.

Pratama, D., & Yuliani, S. (2018). Pengaruh metode demonstrasi terhadap keterampilan masyarakat dalam pemeriksaan jentik mandiri. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 43–52.

Rahmawati, F. (2020). Peran tokoh masyarakat dalam keberhasilan program kesehatan lingkungan. Jurnal Sosial dan Kesehatan, 5(2), 67–74.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

Sari, M., Puspitasari, D., & Wulandari, E. (2019). Pengaruh pemberian insentif terhadap partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(3), 245–252.

Sumarni N, Rosidin U, et al. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Menular.

WHO. 2016. Dengue and Severe Dengue: Global Report.

World Health Organization. (2020). Dengue and severe dengue. WHO Fact Sheet.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Baili, I. I., Wardiani , D. P., Azzahra, S. F., Puspitasari, L., Simanjuntak, L. G., Ayuningtyas, S., Siahaan, I. H., & Muharry, A. (2025). Program Tukar Sampah, Bye Nyamuk Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di RW 03 Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5433–5438. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3545

Issue

Section

Articles