Lingkungan sebagai Katalisator Literasi: Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa untuk Mencegah Bullying di Yayasan Pendidikan Perguruan Bersinar
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3551Keywords:
bullying, keterampilan-sosial, literasi-sosial, lingkungan-sekolah, pencegahan-bullyingAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sosial siswa dalam upaya mencegah bullying melalui optimalisasi lingkungan sekolah sebagai katalisator pembelajaran. Rendahnya pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying menjadi dasar pentingnya intervensi berbasis literasi yang mudah diakses dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan keterampilan sosial, pemanfaatan mading sebagai media literasi visual, pendampingan intensif, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Pelatihan diberikan kepada siswa dan guru melalui diskusi, role play, pemahaman konsep bullying, serta penguatan empati dan komunikasi positif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lingkungan sekolah—baik fisik maupun sosial—berperan signifikan sebagai katalisator peningkatan literasi sosial, karena mampu mempercepat pemahaman siswa mengenai perilaku bullying dan cara menghindarinya. Pemanfaatan mading terbukti efektif dalam membantu siswa mengenali bentuk-bentuk bullying yang sebelumnya tidak mereka sadari, seperti ejekan verbal, perilaku mengucilkan, dan tindakan agresif yang dianggap sebagai “candaan”. Selain itu, terjadi peningkatan perubahan perilaku siswa dalam berinteraksi, ditandai dengan munculnya kesadaran baru, peningkatan empati, dan kemampuan membedakan perilaku yang merugikan teman sebaya. Guru turut berperan dalam memperkuat keberlanjutan program dengan mengintegrasikan materi literasi sosial ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berhasil menunjukkan bahwa pendekatan literasi sosial berbasis lingkungan mampu menciptakan budaya sekolah yang lebih aman, inklusif, dan berorientasi pada pencegahan bullying.
Downloads
References
Dewi, F. (2017). Penguatan pendidikan karakter melalui literasi sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 123–136.
Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta-analysis of school‐based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432.
Elias, M. J., & Weissberg, R. P. (2000). Primary prevention: Educational approaches to enhance social and emotional learning. The Journal of Primary Prevention, 21(4), 387–392.
Greenhow, C., & Lewin, C. (2016). Social media and education: Reconceptualizing the boundaries of formal and informal learning. Learning, Media and Technology, 41(1), 6–30.
Hidayati, F. (2018). Perundungan (bullying) di sekolah dan strategi pencegahannya. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 4(1), 22–30.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379.
Kurniawan, M. (2015). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasinya di sekolah. Pustaka Setia.
Nation, M., Crusto, C., Wandersman, A., Kumpfer, K. L., Seybolt, D., Morrissey-Kane, E., & Davino, K. M. (2003). What works in prevention: Principles of effective prevention programs. American Psychologist, 58(6–7), 449–456.
Novianti, R. (2017). Pentingnya penguatan literasi dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 50(3), 135–146.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishing.
Pianta, R. C., & Hamre, B. K. (2009). Conceptualization, measurement, and improvement of classroom processes: Standardized observation can leverage capacity. Educational Researcher, 38(2), 109–119.
Rigby, K. (2017). Bullying in schools: Addressing desires, not only behaviours. Educational Psychology Review, 29(3), 337–344.
Salmivalli, C., & Poskiparta, E. (2012). Making bullying prevention a priority in Finnish schools: The KiVa program. New Directions for Youth Development, 2012(133), 41–53.
Setyawan, A. (2020). Peran guru dalam mencegah bullying di sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 5(1), 45–54.
Swearer, S. M., Espelage, D. L., & Napolitano, S. A. (2009). Bullying prevention and intervention: Realistic strategies for schools. Guilford Press.
Wiyani, N. A. (2014). Membangun budaya anti-bullying di lembaga pendidikan. Ar-Ruzz Media.
Wentzel, K. R. (2015). Prosocial Behavior and Peer Relations in Adolescence. Handbook of Adolescent Psychology.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lastri Wahyuni Manurung, Carolina Pakpahan, Suriani Simangunsong, Mitha Lestari Sihombing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












