Meningkatkan Kualitas Wisata di Taman Wisata Sigantang dengan Perbaikan Sarana Pendukung
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3569Keywords:
Kualitas Wisata, Taman Wisata Sigantang, Sarana PendukungAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Taman Wisata Sigantang, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas wisata melalui perbaikan sarana pendukung. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif kolaboratif, melibatkan mahasiswa, pengelola taman, dan masyarakat lokal dalam proses identifikasi permasalahan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan fasilitas penunjang kenyamanan, belum optimalnya penataan tampilan taman, serta minimnya sarana informasi yang mendukung kebutuhan pengunjung. Program difokuskan pada penataan area terbuka, penambahan unsur penghijauan, peningkatan kebersihan, dan penyediaan sarana informasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan daya tarik dan kenyamanan taman, penguatan identitas taman, serta meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga fasilitas wisata secara berkelanjutan. Pengabdian ini menjadi salah satu wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan wisata berbasis potensi lokal yang ramah, berkelanjutan, dan partisipatif.
Downloads
References
Ardhana D. (2015). Pengaruh Kualitas Objek Wisata Sumatera Barat Terhadap Kepuasan Wisatawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas, 19(2), 13-24.
Antara & Arlida. (2015). Panduan Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal.Bali: Konsorsium Riset Pariwisata Universitas Udayana
Herdiana, E. (2022). Pengaruh Memorable Tourism Experience Terhadap Behavioral Intention Wisatawan Di Destinasi Wisata Situ Cipanten Kabupaten Majalengka: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Hidayat, A., Ananda, E. T., Ardiningrum, A., Fadhilah, A., Gunawan, M. R., Fachraeni, D., Asyanto, H., & Andini, Y. P. (2023). Pengembangan Wisata Danau Talang Melalui Perbaikan Sarana Dan Prasarana Tahun 2021. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 7–16.
Jerubun, E., & Nugraha, R. N. (2024). Peningkatan Kualitas Fasilitas Wisata Di Schmutzer Ragunan Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kepuasan Pengunjung. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(5), 262–296.
Jeruma, G. (2022). Menentukan Arahan Pengembangan Sarana Dan Prasarana Penunjang Desa Wisata Wae Rebo Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Itn Malang.
Rohmah, A. N., Zuliestiana, D. A., Mustika, D., Shofa, N. G., & Lestari, Y. D. (2025). Meningkatkan Peran Literasi Digital Melalui Google Formulir Pada Kader Pkk Desa Sukamenak Kec. Margahayu Kabupaten Bandung. Digiaction: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 6–10.
Spillane, James J. (2008). Pariwisata Indonesia: Sejarah dan Prospeknya.Yogyakarta: Kanisius
Yoeti, Oka A. (2011). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa
Yusuf, M., & Putra, A. P. (2024). Perencanaan Dan Pengembangan Daya Tarik Wisata Paputo Beach Di Kota Parepare. 02(02).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nuryanto Nuryanto, Mega Puspita Sari, Yudi Wibowo, Dina Kurniawati, Miftahul Jannah, Tiara Fuzi Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












