Kenali, Cegah, Lawan: Bersama Hentikan Bullying di Lingkungan Sekolah SMA Teladan Tanah Jawa

Authors

  • Christina Natalina Saragi Universitas HKBP Nommensen, Indonesia
  • Lastri Wahyuni Manurung Universitas HKBP Nommensen, Indonesia
  • Nelly Simanjuntak Universitas HKBP Nommensen, Indonesia
  • Sonya Indah Nababan Universitas HKBP Nommensen, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3601

Keywords:

Bullying, Pencegahan, Sosialisasi, Lingkungan Sekolah, Kesadaran

Abstract

Bullying masih menjadi isu krusial di lingkungan sekolah karena dapat mengganggu kondisi psikologis, sosial, dan capaian belajar peserta didik. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Swasta Teladan Tanah Jawa sekaligus memberikan pembekalan mengenai upaya pencegahan tindakan perundungan. Kegiatan ini meliputi sesi penyuluhan yang memberikan informasi tentang ragam bentuk bullying, dampak yang ditimbulkannya, serta langkah-langkah pencegahannya. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan terapan yang berfokus pada keterampilan komunikasi asertif, strategi menjaga diri, dan prosedur pelaporan jika terjadi kasus bullying. Peran guru dan orang tua turut dikuatkan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif. Melalui program ini, siswa diharapkan mampu menumbuhkan empati, sikap tanggung jawab, serta kesiapan untuk mengambil peran aktif dalam mencegah perundungan. Tujuan akhir kegiatan ini adalah membangun suasana sekolah yang aman, ramah, dan inklusif sekaligus menjadi model bagi lembaga pendidikan lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Craig, W. M., Pepler, D., & Blais, J. (2020). Empathy-based interventions to reduce school bullying: A social-emotional learning approach. Journal of School Psychology, 78(2), 45–58.

Espelage, D. L., & Holt, M. K. (2019). Bullying and peer victimization: A global perspective. Annual Review of Psychology, 70, 159–185.

Fauzan, R., & Lestari, N. (2023). Peran orang tua dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Psikologi Remaja, 5(1), 34–49.

Hidayat, A. (2024). Membangun komunitas sekolah yang inklusif untuk mencegah bullying. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 122–136.

Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 751–780.

Pranata, Y., & Widodo, S. (2020). Efektivitas pendidikan karakter dan konseling sebaya dalam mengurangi perilaku bullying siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(3), 210–225.

Rahmawati, I. (2022). Peran guru BK dalam deteksi dini kasus bullying di sekolah menengah atas. Jurnal Konseling Nusantara, 6(1), 56–70.

Rigby, K. (2017). Bullying in schools: Addressing desires, not just behaviors. Cambridge University Press.

Sari, D. P. (2021). Kampanye literasi anti-bullying sebagai strategi membangun budaya sekolah positif. Jurnal Pendidikan Humaniora, 9(4), 278–289.

Smith, P. K., & Sharp, S. (2018). School bullying: Insights and preventive strategies. Psychology Press.

Downloads

Published

2025-12-17

How to Cite

Saragi, C. N., Manurung, L. W., Simanjuntak, N., & Nababan, S. I. (2025). Kenali, Cegah, Lawan: Bersama Hentikan Bullying di Lingkungan Sekolah SMA Teladan Tanah Jawa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5684–5690. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3601

Issue

Section

Articles