Psikoedukasi Menghadapi Fase Pubertas Pada Anak Berkebutuhan Khusus: Peningkatan Efikasi Diri dan Keterampilan Orang Tua

Authors

  • Do’a Nazuhri Happy Firdaus Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Ilham Ardiansyah Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Sonya Dafa Ratnalusty Natasya Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Mevia Salsa Awalya Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Sulistyo Budiarto Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Hartosujono Hartosujono Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
  • Berliana Henu Cahyani Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3629

Keywords:

Pubertas ABK, Psikoedukasi, Batasan Diri, Pengasuhan, Efikasi Diri

Abstract

Masa pubertas pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) seringkali menimbulkan tantangan perilaku yang signifikan di SLB N 1 Yogyakarta, seperti agresi dan perilaku impulsif, karena keterbatasan kognitif dalam mengelola perubahan fisik dan dorongan hormonal. Kurangnya keterampilan orang tua dalam memberikan pendidikan seksual yang inklusif memperburuk kondisi ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan pendampingan, dan efikasi diri orang tua/pengasuh dalam mengelola perilaku pubertas dan mengajarkan konsep batasan diri serta kebersihan. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi dan praktik langsung yang dilaksanakan dalam empat sesi, termasuk ceramah, presentasi, penggunaan buku bergambar ("Kenali untuk Jaga Diri"), dan sesi Mitos atau Fakta. Hasil pengukuran melalui perbandingan skor Pretest dan Post-Test menunjukkan adanya peningkatan yang positif, terutama pada Skala Pengetahuan, di mana proporsi peserta dengan kategori "tinggi" meningkat dari 20% menjadi 40%. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada skor total efikasi diri pada beberapa peserta. Respons positif dari peserta menunjukkan bahwa psikoedukasi dan praktik langsung efektif dalam membekali orang tua dengan strategi komunikasi visual dan meningkatkan keyakinan diri mereka dalam pendampingan. Untuk keberlanjutan program, direkomendasikan tindak lanjut yang lebih adaptif terhadap keberagaman disabilitas anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brown, M., Linden, M., Marsh, L., Truesdale, M., Sheerin, F., & McCormick, F. (2024). Learning for life, friendships and relationships from the perspective of children and young people with intellectual disabilities: findings from a UK wide qualitative study. BMC Public Health, 24(1), 2491. https://doi.org/10.1186/s12889-024-19972-y

Clatos, K., & Asare, M. (2016). Sexuality Education Intervention for Parents of Children with Disabilities: A Pilot Training Program. American Journal of Health Studies, 31(3), 151–162. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28690386

Colarossi, L., Riquelme, M. O., Collier, K. L., Pérez, S., & Dean, R. (2023). Youth and Parent Perspectives on Sexual Health Education for People with Intellectual Disabilities. Sexuality and Disability, 41(3), 619–641. https://doi.org/10.1007/s11195-023-09805-y

Glatz, T., Lippold, M., Chung, G., & Jensen, T. M. (2024). A Systematic Review of Parental Self-efficacy Among Parents of School-Age Children and Adolescents. Adolescent Research Review, 9(1), 75–91. https://doi.org/10.1007/s40894-023-00216-w

Hasanah, N., Mulyati, & Tarma. (2019). Hubungan Parenting Self-Efficacy dengan Subjective Well-Being pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 6(02), 103–108. https://doi.org/10.21009/JKKP.062.04

Hofmann, V., & Müller, C. M. (2022). Challenging behaviour in students with intellectual disabilities: the role of individual and classmates’ communication skills. Journal of intellectual disability research : JIDR, 66(4), 353–367. https://doi.org/10.1111/jir.12922

Kamaludin, N. N., Muhamad, R., Mat Yudin, Z., & Zakaria, R. (2022). Barriers and Concerns in Providing Sex Education among Children with Intellectual Disabilities: Experiences from Malay Mothers. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 1070. https://doi.org/10.3390/ijerph19031070

Purbasafir, T. F., Fasikha, S. S., & Saraswati, P. (2018). Psikoedukasi untuk meningkatkan parenting self-efficacy pada ibu anak penyandang autisme. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 6(2), 232–244. https://doi.org/10.22219/jipt.v6i2.7143

So, W., Song, X., Lam, H., Chan, S., & Lau, K. (2025). Relationship between parental self‐efficacy and parent–child relationships: Moderating roles of problem behaviors and autism stigma. Family Relations, 74(4), 1616–1634. https://doi.org/10.1111/fare.13155

Vijayakumar, N., Youssef, G., Bereznicki, H., Dehestani, N., Silk, T. J., & Whittle, S. (2024). The Social Determinants of Emotional and Behavioral Problems in Adolescents Experiencing Early Puberty. Journal of Adolescent Health, 74(4), 674–681. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2023.06.025

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Firdaus, D. N. H., Ardiansyah, I., Natasya, S. D. R., Awalya, M. S., Budiarto, S., Hartosujono, H., & Cahyani, B. H. (2025). Psikoedukasi Menghadapi Fase Pubertas Pada Anak Berkebutuhan Khusus: Peningkatan Efikasi Diri dan Keterampilan Orang Tua. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5758–5763. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3629

Issue

Section

Articles