Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) & Ramuan Bertuah Di Kampung Terih Nongsa Kota Batam

Authors

  • Habibie Deswilyaz Ghiffari Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Roza Erda Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Tommy Julianto Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Sri Hainil Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Sri Budiasih Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Desy Maniarti Gusmali Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Ayu Amelia Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Rury Trisa Utami Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3698

Keywords:

TOGA, Ramuan Herbal, Kuliah Kerja Nyata, Kampung Terih

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Terih dilaksanakan dengan fokus pada pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui program TOGA dan Ramuan Bertuah. Latar belakang kegiatan ini adalah hasil survei yang menunjukkan bahwa meskipun masyarakat sudah banyak menanam TOGA, khususnya sereh, namun pemanfaatannya sebagai ramuan herbal masih terbatas. Sebagian besar masyarakat lebih memilih obat modern ketika sakit, padahal sebagai masyarakat pesisir mereka membutuhkan stamina tubuh yang kuat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat TOGA, memberikan keterampilan dalam mengolah tanaman herbal menjadi ramuan kesehatan, serta memperluas variasi tanaman obat yang dimiliki warga melalui pembagian bibit. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi pengolahan ramuan herbal berbahan jahe, temulawak, dan sereh, serta pembagian bibit TOGA kepada masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Harjono, H., Rahayu, N., & Wulandari, E. (2017). Tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Jurnal Abdimas, 21(1), 45–52.

Lestari D. Mohammad J. & Isnaina. (2017). Kajian Pemanfaatan Tanaman Sebagai Obat Tradisional di Desa Toloi Kacamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong.

Menteri Kesehatan. (2016). Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui AsuhanMandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan. Berita Negara Republik Indonesia, 450. www.peraturan.go.id

Ningsih AW, Nisak A, F. (2020). Pengolahan Minuman Teh Herbal Peningkat Imunitas dengan Komposisi Jahe-Kunyit-Temulawak Di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Prosiding Seminar Nasional Abdimas Ma Chung, 288–295.

Noena, M., & Base, R. (2021). Ramuan tradisional etnis Makassar dan Toraja sebagai imunomodulator. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 8(2), 123–130.

RI, D. K. (2018). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sari, D., Lestari, P., & Nugroho, A. (2020). Edukasi pemanfaatan tanaman obat keluarga dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Jurnal Abdimas Sehat, 2(1), 55–62.

Sutrisno, J., Agustono, A., Fajarningsih, R. U., Khairiyakh, R., Ulfa, A. N., & Nurhidayati, I. (2021). Intensifikasi Pekarangan dengan Tanaman Obat sebagai Ecotherapy dan Peningkat Imunitas. AgriHealth: Journal of Agri-Food, Nutrition and Public Health, 2(1), 45. https://doi.org/10.20961/agrihealth.v2i1.52719

Syamsul, A. (2020). Khasiat farmakologis tanaman herbal: Jahe, temulawak, dan sereh. Jurnal Farmasi Indonesia, 11(3), 201–210.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Ghiffari, H. D., Erda, R., Julianto, T., Hainil, S., Budiasih, S., Gusmali, D. M., Amelia, A., & Utami, R. T. (2025). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) & Ramuan Bertuah Di Kampung Terih Nongsa Kota Batam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 6065–6068. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3698

Issue

Section

Articles