Pelatihan Analisis Kerentanan Sistem Informasi Menggunakan Vulnerability Assessement Bagi Siswa Magang Universitas Binadarma
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3715Keywords:
pelatihan, keamanan informasi, vulnerability assessment, sistem informasi, siswa magangAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa magang Universitas Bina Darma dalam memahami dan melakukan analisis kerentanan sistem informasi melalui pendekatan vulnerability assessment. Pelatihan disusun untuk menjawab kebutuhan mitra dalam memperkuat pemahaman dasar keamanan siber, terutama terkait identifikasi celah keamanan pada aplikasi dan sistem berbasis web. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu penyampaian materi mengenai konsep dasar keamanan informasi, demonstrasi penggunaan perangkat analisis seperti Nessus dan OWASP ZAP, serta praktik langsung melakukan pemindaian dan penilaian kerentanan terhadap contoh sistem informasi. Seluruh peserta dibimbing dalam mengoperasikan alat, memahami jenis kerentanan yang ditemukan, dan menyusun laporan hasil analisis keamanan. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, diperoleh hasil bahwa siswa mampu menguasai langkah-langkah dasar vulnerability assessment, mengenali kerentanan umum seperti SQL Injection dan Cross-Site Scripting, serta menghasilkan laporan evaluasi sederhana. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktis siswa magang di bidang keamanan informasi, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi dan kesadaran keamanan di lingkungan kampus.
Downloads
References
Anggraini, D., & Yuliana, E. (2022). Integrasi sistem informasi akademik dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi berbasis digital. Jurnal Teknologi Informasi Dan Pendidikan, 15(1), 33–42. https://doi.org/10.24036/jtip.v15i1.12345
Fitria, L., Prasetyo, H., & Wijaya, R. (2024). Komparasi alat pemindai kerentanan: Nessus vs. OWASP ZAP dalam konteks keamanan aplikasi web perguruan tinggi. Jurnal Sistem Informasi Dan Keamanan Siber, 8(2), 55–67.
Kurniawan, A., Siregar, D., & Lestari, W. (2021). Rekomendasi keamanan sistem informasi berbasis analisis risiko di perguruan tinggi. Jurnal Manajemen Teknologi Informasi, 5(2), 77–88.
National Institute of Standards and Technology. (2018). Risk Management Framework for Information Systems and Organizations (No. Special Publication 800-30 Revision 1). NIST. https://doi.org/10.6028/NIST.SP.800-30r1
Putra, A. D., & Ardiansyah, R. (2021). Transformasi digital sistem informasi di perguruan tinggi pasca-pandemi. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi, 4(2), 67–75.
Rahman, F., & Pratama, D. (2020). Integrasi sistem informasi akademik dan operasional di perguruan tinggi. Jurnal Sistem Informasi, 6(1), 22–31.
Saputra, A. D., & Widodo, R. K. (2022). Identifikasi Kerentanan Keamanan Sistem Informasi di Lingkungan Perguruan Tinggi: Studi Kasus pada Beberapa Kampus di Indonesia. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer (J-PTIIK), 6(8), 2890–2899. https://doi.org/10.2013/J-PTIIK.2022.2890
Sari, D. P., & Nugroho, A. (2022). Penguatan Kompetensi Keamanan Siber Mahasiswa melalui Pelatihan Vulnerability Assessment. Jurnal Keamanan Informasi, 4(2), 85–94.
Sudirman, H., Prakoso, B., & Lestari, W. (2023). Penerapan Nessus dan OWASP ZAP dalam vulnerability assessment akademik. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi, 112–120.
The PHP Group. (2019). Supported Versions. https://www.php.net/supported-versions.php
Yuliana, Y., Huda, M., & Prasetyo, A. D. (2023). Analisis Ancaman Siber terhadap Sistem Informasi Perguruan Tinggi di Indonesia Pasca-Pandemi. Jurnal Teknologi Informasi Dan Pendidikan (JTIP), 16(1), 45–56. https://doi.org/10.37755/jtip.v16i1.1289
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raynor Sagraha, Maria Ulfa, Ilman Zuhriyadi, Isnawijayani Isnawijayani, Ahmad Syazili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












