Pohon Harapan Sebagai Media Ekspresi Diri dan Pengelolaan Emosi Positif Bagi Siswa SMPN 32 Semarang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i10.3722Keywords:
pohon harapan, ekspresi diri, emosi positifAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekspresi diri dan pengelolaan emosi positif pada siswa SMPN 32 Semarang melalui media “Pohon Harapan” sebagai sarana refleksi diri. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan service-learning yang mengintegrasikan psikoedukasi mengenai pengenalan dan pengelolaan emosi positif dengan praktik ekspresif berupa penulisan harapan dan perasaan pada sticky notes yang ditempelkan pada Pohon Harapan. Sebanyak 79 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX terlibat dalam kegiatan ini melalui penyampaian materi, praktik menulis, serta sesi diskusi kelompok untuk menggali pengalaman emosional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh ruang aman untuk mengekspresikan perasaan yang sebelumnya sulit diungkapkan secara lisan. Proses menulis terbukti membantu meredakan emosi, meningkatkan rasa lega, serta memunculkan emosi positif seperti semangat dan optimisme. Selain itu, siswa mendapatkan pemahaman baru mengenai strategi regulasi emosi yang lebih sehat. Interaksi hangat dalam kegiatan juga menciptakan suasana suportif yang mendorong keterbukaan dan menguatkan refleksi diri. Secara keseluruhan, media Pohon Harapan terbukti efektif sebagai sarana ekspresi diri, pelepasan emosi, serta peningkatan kesadaran emosional siswa sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Baikie, K. A., & Wilhelm, K. (2005). Emotional and physical health benefits of expressive writing. Advances in Psychiatric Treatment, 11(5), 338–346.
Fredrickson, B. L. (2009). Positivity: Top-Notch Research Reveals the 3-to-1 Ratio That Will Change Your Life. Crown.
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence. Bantam Books.
Gross, J. J. (2015). Emotion Regulation: Current Status and Future Prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781
Hurlock, E. B. (2004). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga.
Laili, A. N., Rakhmawati, D., & Joediati, A. P. (2024). Gambaran Manajemen Emosi Marah Siswa Kelas VII di SMPN. 8(2), 80–85.
Pedrini, L., Meloni, S., Lanfredi, M., & Rossi, R. (2022). School-based interventions to improve emotional regulation skills in adolescent students: A systematic review. Journal of Adolescence, 94(8), 1051–1067. https://doi.org/10.1002/jad.12090
Pennebaker, J. W. (1997). Writing about emotional experiences as a therapeutic process. Psychological Science, 8(3), 162–166.
Prijatna, K., & Sanjaya, E. L. (2021). Regulasi Emosi Remaja Ditinjau dari Kelekatan Ayah, Ibu, Teman dan Kepribadian (Hardiness). Jurnal Konseling Andi Matappa, 5(2), 81–90. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31100/jurkam.v5i2.1108
Putri, C. A., Siregar, F. A., & Lubis, A. rasyicha. (2023). Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling. Liberosis : Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 1(1), 1–19.
Riswanda, D., & Febriani, N. (2022). Kegiatan Satu Pohon Seribu Harapan Pada Anak-Anak Taman Literasi Kita (TALITA) Di Desa Pamijahan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LP UMJ, 1–4. http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat%0AE-ISSN:2714-6286%0A
Santrock, J. W. (2018). Adolescence. McGraw-Hill Education.
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan remaja awal, menengah dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917-1928.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maulida Kholifaqurrozi, Nailun Ni’mah Mahij, Annisa Dwi Rahmania, Bintang Dian Larasati, Yuslih Maulida, Dhea Sintamaharani, Asma’Nur Kamila, Armenia Rahma Aulia, M Faadhil Al Fayyaz, Dewi Khurun Aini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












