Kuliah Kerja Nyata (KKN): Psikoedukasi Mengenai Tanggung Jawab Pada Cluster ABH Sentra Terpadu Pangudi Luhur
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3763Keywords:
Kuliah Kerja Nyata, Psikoedukasi, Anak Berhadapan dengan HukumAbstract
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengimplementasikan psikoedukasi mengenai tanggung jawab pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur. Psikoedukasi dirancang sebagai intervensi berbasis kelompok yang berfokus pada peningkatan pemahaman konseptual, kesadaran emosional, dan kesiapan perilaku dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok terstruktur berbasis studi kasus, refleksi pengalaman, serta evaluasi melalui pretest dan post-test kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai makna tanggung jawab yang tidak hanya dimaknai sebagai penerimaan hukuman, tetapi sebagai kesadaran moral atas hubungan antara pilihan, tindakan, dan konsekuensinya. Psikoedukasi ini membantu ABH mengembangkan refleksi diri, pengelolaan emosi, dan motivasi perubahan perilaku. Dengan demikian, psikoedukasi tanggung jawab berpotensi menjadi pendekatan pendukung dalam proses rehabilitasi psikososial dan reintegrasi sosial ABH.
Downloads
References
Bandura, A. (1995). Self-efficacy in Changing Societies. Cambridge University Press.
Beaudry, G., Yu, R., Perry, A. E., & Fazel, S. (2021). Effectiveness of psychological interventions in prison to reduce recidivism: a systematic review and meta-analysis of randomised controlled trials. The Lancet Psychiatry, 8(9), 759–773. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(21)00170-X
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian dan Pendidikan Kebudayaan. (2020). Buku-Panduan-Indikator-Kinerja-Utama-PTN.
Kohlberg, Lawrence. (1984). The psychology of moral development : the nature and validity of moral stages. Harper & Row.
Krebs, D. L., & Denton, K. (2005). Toward a More Pragmatic Approach to Morality: A Critical Evaluation of Kohlberg’s Model. Psychological Review, 112(3), 629–649. https://doi.org/10.1037/0033-295X.112.3.629
Krettenauer, T., Colasante, T., Buchmann, M., & Malti, T. (2014). The Development of Moral Emotions and Decision-Making From Adolescence to Early Adulthood: A 6-Year Longitudinal Study. Journal of Youth and Adolescence, 43(4), 583–596. https://doi.org/10.1007/s10964-013-9994-5
Lukens, E. P., & McFarlane, W. R. (2004). Psychoeducation as Evidence-Based Practice: Considerations for Practice, Research, and Policy. Brief Treatment and Crisis Intervention, 4(3), 205–225. https://doi.org/10.1093/brief-treatment/mhh019
Malti, T., Galarneau, E., & Peplak, J. (2021). Moral Development in Adolescence. Journal of Research on Adolescence, 31(4), 1097–1113. https://doi.org/10.1111/jora.12639
Mulvey, E. P., Steinberg, L., Piquero, A. R., Besana, M., Fagan, J., Schubert, C., & Cauffman, E. (2010). Trajectories of desistance and continuity in antisocial behavior following court adjudication among serious adolescent offenders. Development and Psychopathology, 22(2), 453–475. https://doi.org/10.1017/S0954579410000179
Shapira Lado, I., Ruliati, L. P., Damayanti, Y., Anakaka, D. L., Kesehatan, F., Universitas, M., & Cendana, N. (2019). Analisis Perkembangan Moral Terhadap Perilaku Prososial Remaja Akhir. In Journal of Health and Behavioral Science (Vol. 1, Issue 2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ardian Firdaus Saputra, Rahma Meilina Arrazi, Muhammad Farid Alifianto, Arfian Arfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












