Pencegahan Emesis Gravidarum pada ibu Hamil di PMB Dwi Rahmawati

Authors

  • Tety Septiani Universitas Kader Bangsa, Indonesia
  • Eka Rahmawati Universitas Kader Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3828

Keywords:

Emesis gravidarum, ibu hamil, penyuluhan kesehatan, pengetahuan ibu, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester awal kehamilan, dan dapat berdampak terhadap status gizi serta kesehatan ibu dan janin apabila tidak ditangani dengan baik. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai emesis gravidarum berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kondisi yang lebih berat, yaitu hiperemesis gravidarum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di PMB Dwi Rahmawati Kota Palembang pada bulan November 2025 dengan sasaran 30 ibu hamil. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet dan mikrofon. Evaluasi dilakukan secara lisan dengan memberikan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu hamil mengikuti penyuluhan dengan antusias, aktif bertanya, serta mampu menjawab pertanyaan evaluasi dengan baik. Setelah kegiatan penyuluhan, ibu hamil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak, serta cara penanganan emesis gravidarum. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum dan diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam mencegah terjadinya komplikasi kehamilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ani Mulyandari, D.A. (2022) ‘Terapi akupresur pada ibu hamil dengan emesis gravidarum 1,2’, 4(2), pp. 28–37.

Aulia et al. (2022) ‘Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I’, Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 11(1), pp. 43–51.

Dewi Kurnia Sari, Ni Ketut, Sumarsih, Ni Nyoman, Marheni, G.A. (2017) ‘Efektivitas Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimestri I Tentang Emesis Gravidarum Di Bidan Praktek Mandiri Wilayan Kerja Puskesmas Sawan’.

Fransiska et al. (2023) ‘Pemanfaatan Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Alternatif Mengatasi Frekuensi Keluhan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil: Literature Review’, Health Research Journal of Indonesia, 2(1), pp. 37–41. Available at: https://doi.org/10.63004/hrji.v2i1.282.

Horvath, J.D.C. et al. (2018) ‘European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology Human papillomavirus knowledge , beliefs , and behaviors : A questionnaire adaptation’, European Journal of Obstetrics and Gynecology, 230, pp. 103–108. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2018.09.023.

Kasmiati, M.Keb Dian Purnamasari, S.ST, M.Keb. - Ernawati. S.ST., M.Kes - Juwita, M.K. et al. (2023) Asuhan Kehamilan.

Kesehatan, K. and Indonesia, R. (2021) Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) . Jakarta: Kemenkes RI.

Puspitasari, N.A. et al. (2025) ‘Analisis implementasi asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan’, Jurnal Asuhan ibu dan Anak, 10(2), pp. 67–76.

Rintani et al. (2024) ‘Pengaruh Pemberian Buah Alpukat Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Utara’, Ilmu Kesehatan, 4(1), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa.

Wijaya, C. (2017) ‘Hubungan Antara Status Gravida Dan Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Emesis Gravidarum Di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya’.

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

Septiani, T., & Rahmawati, E. (2026). Pencegahan Emesis Gravidarum pada ibu Hamil di PMB Dwi Rahmawati. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(11), 6522–6527. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3828

Issue

Section

Articles