Peningkatan Keterampilan Budidaya Sayur Metode Hidroponik di Lahan Sempit: Upaya Meningkatan Ketahanan Pangan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i8.386Keywords:
hidroponik, sayur, ketahanan panganAbstract
Dalam upaya meningkatkan ketahanan masyarakat pasca pandemi Covid-19, perlu dilakukan upaya dalam kemandirian rumah tangga untuk dapat mencukupi kebutuhan dapur dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar tempat tinggal. Ketahanan pangan keluarga akan terbentuk ketika kebutuhan dapur mampu dicukupi dengan hasil yang didapat tanpa dengan membeli. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu dengan ceramah dan praktek langsung. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan Bersama tim dari Program Study Agroteknologi, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Sasaran kegiatan ini adalah Ibu Rumah Tangga warga anggota Dawis Mawar, Rt 2, Rw 7, Kelurahan pasir Kidul, Purwokerto Barat, Banyumas. Kegiatan dilakukan dengan ceramah secara langsung mengenai budidaya sayur hidroponik dan praktek. materi dan praktek yaitu pembibitan, perawatan, panen, serta pasca panen. Management budidaya sayur sangat penting dilakukan dalam proses budidaya sayur hidroponik, untuk konsumsi keluarga maupun skala komersil. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan anggota Dawis Mawar 2 mengenai pemanfaatan lahan sempit untuk budidaya sayur hidroponik.
Downloads
References
Ariati, P. E. P., AAtmaja, N. P. C. D., & Utami, N. M. S. (2018). Abdimas Hidroponik Sebagai Basis Peningkatan Perekonomian Masyarakat Pada Pkk Banjar Delod Pangkung Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Jurnal Bakti Saraswati, 7(1), 53–60.
Hidayati, N., Rosawanti, P., Arfianto, F., & Hanafi, N. (2018). Pemanfaatan Lahan Sempit Untuk Budidaya Sayuran Dengan Sistem Vertikultur. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 40–46. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v3i1.28
Lingga. (1999). Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Penebar Swadaya.
Litbang Pertanian. (2016). Hidroponik Sayur di Perkotaan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Riau, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.
Rusli, M. A., Samputri, S., Afiq, M. H., Yuliani, N. A., & Khazanah, H. (2021). Budidaya Hidroponik Perpaduan Wyck System dan Nutrient Film Technique (NFT) dengan Media Rockwool. Journal Lepa-Lepa, 1(1), 112–117. https://ojs.unm.ac.id/JLLO/article/view/16808
Swastika, S., Yulfida, A., & Sumitro, Y. (2017). Budidaya Sayuran Hidroponik (Bertanam Tanpa Media Tanah).
Tri Satya, M., Tejaningrum, A., & Hanifah. (2017). Manajemen Usaha Budidaya Hidroponik. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 01(02), 2528–2190. http://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/335
Wibowo, S., & Asriyanti, A. (2013). Aplikasi Hidroponik NFT pada Budidaya Pakcoy (Brassica rapa chinensis) Application of NFT Hydroponic on Cultivation of Pakcoy (Brassica rapa chinensis). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 13(3), 159–167.
Wulansari, N. K., Windriyati, R. D. H., & Kurniawati, A. (2021). Pengaruh formulasi nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil tomat ceri pada sistem hidroponik tetes. Agrin, 25(1), 36–47. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nur Kholida Wulansari, Ratna Dwi Hirma Windiarti, Gita Anggraeni, Larin Tika Febrianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












