Pengetahuan tentang Nyamuk Aedes aegypti untuk Pencegahan Penyakit Demam Dengue

Authors

  • Angle Maria Hasthee Sorisi Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
  • Maya Esther Wullur Moningka Universitas Sam Ratulangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3864

Keywords:

Nyamuk Aedes aegypti, Penyakit Demam Berdarah Dengue

Abstract

Nyamuk merupakan serangga yang memiliki peran penting dalam kesehatan masyarakat karena sebagian besar nyamuk  berperan sebagai vektor berbagai penyakit menular. Nyamuk termasuk dalam ordo Diptera, famili Culicidae, yang terbagi ke dalam subfamili Anophelinae (Anopheles) dan Culicinae (Aedes dan Culex). Genus Aedes, khususnya Aedes aegypti dan Aedes albopictus, menjadi vektor utama arbovirus seperti demam berdarah dengue, chikungunya, zika, dan yellow fever. Pada tahun 2023, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Utara tercatat sebanyak 978 kasus. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Minahasa menyumbang 579 kasus. Menurut kepala dinas kesehatan Minahasa di tahun 2024, Kabupaten Minahasa tercatat sebanyak 270 kasus penyakit DBD. Kecamatan Pineleng mencatat 38 kasus, menjadikannya sebagai kecamatan dengan jumlah kasus DBD terbanyak di wilayah tersebut pada tahun 2024. Peran serta masyarakat sangat penting dalam pengendalian  penyakit DBD, ini akan sangat membantu pemerintah mensukseskan upaya preventif DBD sehingga bisa dikendalikan. Pemutusan rantai penyakit melalui 3M Plus sangat penting dalam tindakan pencegahan DBD. Untuk itu, diperlukan pemahaman pengetahuan tentang Nyamuk Aedes sp sebagai vektor penyakit DBD kepada masyarakat. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi masyarakat di Desa Sea Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara, maka kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Pengetahuan tentang Nyamuk  Aedes aegypti untuk Pencegahan Penyakit DBD

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alomar A.A, Alto B.W. (2022). Asian Malaria Mosquito Anopheles stephensi Liston, 1901 (Insecta: Diptera: Culicidae) [Homepage on the Internet]. Available from: https://edis.ifas.ufl.edu/publication/IN1381

Ambarita, L. P., Salim, M., Sitorus, H., & Mayasari, R. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Masyarakat Tentang Aspek Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Kota Prabumulih, Sebelum dan Sesudah Intervensi Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Vektor Penyakit, 14(1), 9–16.

BPS Pineleng. (2023). Statistik Daerah Kecamatan Pineleng. BPS Kabupaten Minahasa.

CDC. 2022. Mosquitoes Life Cycle of Aedes. Available from: https://www.cdc.gov/mosquitoes/pdfs/aedeslifecycle-p.pdf

Chandren, J. R., Wong, L. P., & AbuBakar, S. (2015). Practices of dengue fever prevention and the associated factors among the Orang Asli in Peninsular Malaysia. PLoS Neglected Tropical Diseases, 9(8), 1–17. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0003954

Dellinger T. (2021). Mosquitoes and Their Control [Homepage on the Internet]. Virginia: [cited 2025 Aug 26]; Available from: www.ext.vt.edu

Garcia, M, Lopez, R, Fernandez, J. (2021). Breeding habitats of Aedes aegypti in urban areas: implications for dengue control. J Vector Ecol. ;46(1):12–20.

Harbach RE. (2007). The Culicidae (Diptera): a review of taxonomy, classification and phylogeny*. Zootaxa [homepage on the Internet] ;1668:591–638. Available from: www.mapress.com/zootaxa

Hari I. (2025) Mosquitoes: Taxonomy, Biology and Behavior [Homepage on the Internet]. ;Available from: https://www.researchgate.net/publication/388951910

Kemenkes RI. (2023) Profil Kesehatan Indonesia 2022. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI., (2016). Petunjuk Teknis Impelementasi PSN 3 M-PLUS, Jakarta

Kumar, P, Singh, A, Sharma, V. (2020) Ecology of Culex mosquitoes and their role in disease transmission. J Med Entomol. ;1234–42.

Lee V, Bernadus JBB, Pijoh VD. (2026). Karakteristik Fisik dan Kimia Tempat Perindukan Larva Nyamuk Di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara Physical and Chemical Characteristics of Mosquito Larval Habitats at Ratatotok District, Southeast Minahasa Regency. Medical Scope Journal ;8(1):128–133.

Nguyen, T, Tran, H, Pham, L. (2022). Habitat preferences of Anopheles mosquitoes in Southeast Asia. ;Malaria Journal:45.

Nurbaya F, Kes Nine M, Maharani E, et al. (2022). Bahan Ajar Mata kuliah Pengendalian Vektor Sub Tema Nyamuk Aedes Aegypti. ;

Parasitologi FKUI. (2017). Buku Ajar Parasitologi Kedokteran. 4th ed. Fakultas Kedokteran UI

Ryan, S. J, Carlson, C. J, Mordecai, E. A, Johnson, L. R. (2020). Global expansion and redistribution of Aedes-borne virus transmission risk with climate change. ;PLoS Neglected Tropical Diseases.

Samaroo S. (2015). Aedes aegypti (Yellow Fever Mosquito).

Sari, R. K., Sutiadiningsih, A., Zaini, H., Meisarah, F., & Hubur, A. A. (2020). Factors Affecting Cognitive Intelligence Theory. Journal of Critical Reviews, 7(17), 402–410.

Seda J, Horrall S. (2023). Mosquito Bites Continuing Education Activity [Homepage on the Internet]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539915/?report=printable

Service M. (2012). Medical Entomology for Students [Homepage on the Internet]. 5th ed. Cambridge: Cambridge University Press ; Available from: https://www.cambridge.org/core/product/EAEA8B367007C7579EF65B46941E42B4

Setyaningrum E, Qoyima A, Priyambodo P, Pratami GD. (2025). Ecological Study of Mosquito Larvae Breeding Site Anopheles Malaria Vector in Abandoned Ponds Hanura Village. Berkala Ilmiah Biologi ;16(1):31–39.

Sukesi, T. Y., Supriyati, S., & Satoto, T. T. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Demam Berdarah Dengue (Literature Review). Jurnal Vektor Penyakit, 12(2), 67–76. https://doi.org/10.22435/vektorp.v12i2.294

Utami, R, Prasetyo, D. (2022). Tourism and vector-borne disease risk: A case study from Indonesia. J Environ Health ;45–53

World Health Organization. (2023). Dengue dan Dengue Berat. World Health Organ Tersedia pada: https://www.who.int/indonesia/id/emergencies/dengue-and-severe-dengue-fact-sheet

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Sorisi, A. M. H., & Moningka, M. E. W. (2026). Pengetahuan tentang Nyamuk Aedes aegypti untuk Pencegahan Penyakit Demam Dengue. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(11), 6844–6849. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3864

Issue

Section

Articles