Implementasi Keperawatan Komplementer melalui Terapi Bekam, Akupresur, Akupunktur, dan Massage pada Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3872Keywords:
pengabdian masyarakat, keperawatan komplementer, bekam, akupunktur, akupresur, massageAbstract
Penggunaan terapi komplementer semakin berkembang dalam praktik keperawatan sebagai pendekatan holistik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan terapi komplementer berupa bekam, akupresur, akupunktur, dan massage sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada masyarakat. Peserta kegiatan adalah masyarakat umum yang mengalami keluhan kesehatan ringan seperti nyeri otot, kelelahan, dan stres. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksaksanakan di Desa Wiyong Kecaatan Susukan Kabupaten Cirebon pada tanggal 20 September2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang terapi komplementer serta meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dengan penurunan keluhan yang dirasakan. Selain itu, peserta juga melaporkan penurunan keluhan nyeri dan rasa nyaman setelah mendapatkan intervensi terapi komplementer. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap terapi komplementer sebagai bagian dari upaya pemeliharaan kesehatan. Disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat berbasis terapi komplementer efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat.
Downloads
References
Bethesda, S., & Yogyakarta, Y. (N.D.). Pengaruh Baby Field Massage Therapy Terhadap. 9, 119–132.
Diare, B. (2024). Jurnal Kesehatan Mercusuar. 7(2), 121–127.
Hayati, F. (2022). Pendidikan Kesehatan Tentang Terapi Komplementer Pada Masa Nifas. 4(1), 21–27.
Hidayat, S. S. (2024). Terapi Komplementer Terhadap Kesehatan Mental Ibu Nifas Di Klinik Pratama Medical Center. 2(2).
Intensitas, P., Premenstrual, N., Putri, R., Tahun, U., Sari, L. T., Suminar, E., & Kunci, K. (2020). Pengaruh Terapi Komplementer “Meditasi” Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Premenstrual Syndrom Pada Remaja Putri Usia 16-18 Tahun Di Kelompok Remaja Desa Jatinom Blitar. 7, 270–275. Https://Doi.Org/10.26699/Jnk.V7i2.Art.P270
Juli, V. N. (2025). Penyuluhan Jenis Terapi Komplementer Untuk Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja Di Upt Sman 13 Bone Institut Batari Toja Prodi Diii Kebidanan , Indonesia Mengatasi Permasalahan Hidup Yang Di Alami Dengan Berpikir Logis . Kehidupan Yang Penuh Menciptakan Kesadaran Siswa Terhadap Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Mereka ( Mulyani.
Margreth, S., Lulu, C., Astuti, L. D., Besar, S., & Semarang, K. K. (N.D.). Jhce Stikes Panti Wilasa 1. 1–6.
Nisa, H. K. (2024). Terapi Komplementer Untuk Meningkatkan Produksi Asi : Scoping Review. 5, 2623–2630.
Nugrawaty, N., Ekawati, N., Wijaya, A., & Adam, A. M. (2024). Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat , 04 ( 1 ), 2024 , 1-5 Terapi Komplementer Dengan Teknik Relaksasi Dalam Kehamilan. 04(1), 1–5.
Scholar, G. (2025). Literature Review : Terapi Komplementer Dalam Mengatasi Kecemasan Menjelang Persalinan Normal. 8(2015), 23–28.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Darmasta Maulana, Ivana Eko Rusdiatin, Sri Wahyuni, Radiatan Mardiah, Uswahzulhasanah Uswahzulhasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












