Pengenalan dan Pengembangan Produk Dari Jamur Liar Edible Di Sukabumi, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i8.388Keywords:
Jamur Liar, Edible, Potensi, Keragaman, ProdukAbstract
Berdasarkan hasil observasi awal melalui komunikasi kami dengan penduduk usia produktif sekitar kawasan Goalpara, Sukabumi, Jawa Barat, Desa ini merupakan salah satu lokasi yang memiliki pengetahuan lokal mengenai koleksi, preservasi, dan konsumsi jamur liar edible (JLE). Namun pengetahuan tersebut hanya dimiliki oleh sebagian kecil masyarakat yang berada di sana sehingga perlu untuk diwariskan ke generasi berikutnya. JLE sangat berpotensi untuk digunakan sebagai salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan pangan karena jumlahnya banyak, mudah ditemukan, dan telah dilaporkan memiliki berbagai macam manfaat dan nutrisi yang baik. Selain itu, Kelompok perambah JLE di desa tersebut belum memiliki keterampilan untuk mengolah JLE menjadi produk turunannya untuk memberikan nilai tambah serta menyimpannya dalam jangka waktu tertentu. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan keragaman LE kepada mitra dan melakukan pendampingan pembuatan produk dari JLE. Metode yang dilakukan meliputi inventarisasi dan validasi identitas taksonomi JLE, sosialisasi dan diseminasi potensi JLE dan cara merambah jamur yang aman, serta pelatihan sederhana preservasi dan pembuatan olahan JLE. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan sebanyak 3 spesies JLE yang bisa ditemukan di sekitar lokasi pengabdian yaitu: supa jambu (Armillaria nova-zelandiae), jamur kuping liar (Auricularia delicata), dan jamur tiram phoenix (Pleurotus pulmonarius). Pada kegiatan pengabdian ini juga telah dibuat beberapa produk diantaranya adalah: kripik jamur liar, jamur tiram krispi, dan jamur kuping kering. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu menjadi alternatif pemenuhan bahan pangan masyarakat dan penambahan nilai dari JLE.
Downloads
References
Blackwell, M. (2011). The Fungi: 1, 2, 3 … 5.1 million species? American Journal of Botany, 98(3), 426-438.
Boa, E. (2004). Wild Edible Fungi: A GlobalOverview of Their Use and Importance to People. Rome: FAO.
Chang, S.T., Miles, P. (2004). Cultivation techniques.in Chang ST, Miles P, Mushroom, Cultivation, Nutritional Value and Medicinal Effect and Environmental Impact. NewYork (US): CRS Press.
Lima, A.D., Costa F.R., Carvalho, G., Novaes, M.R, Percário, S. (2012). Poisonous mushrooms: a review of the most common intoxications. Nutricion Hospitalaria. 27(2):402-408.
O'Dell, T, Lodge, DJ, Mueller, G.M. (2004). Approaches to sampling macrofungi. Biodiversity of Fungi: Inventory and Monitoring Methods. 163-168.
Oscario A. 2013. Pentingnya peran logo dalam membangun brand. HUMANIORA, 4 (1): 191-202.
Putra, I.P., Mardiyah, E., Amalia, N.S., Mountara, A. (2017). Ragam jamur asal serasah dan tanah di Taman Nasional Ujung Kulon Indonesia. Jurnal Sumberdaya Hayati 3(1):1-7.
Putra, I.P., Sitompul, R., Chalisya, N. (2018). Ragam Dan Potensi Jamur Makro Asal Taman Wisata Mekarsari Jawa Barat. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi 11(2):133–150.
Putra, I.P., Nasrullah, M.A., Dinindaputri, T.A. (2019). Study on diversity and potency of some macro mushroom at Gunung Gede Pangrango National Park. Buletin Plasma Nutfah 25 (2): 1- 14.
Putra, I.P., Amelya, M.P., Nugraha, N.H., & Zamia, H.Z. (2020). Catatan Beberapa Jamur Makro di Hutan Kampus Institut Pertanian Bogor. Biota 12(2): 57-71.
Putra, I.P., Hafazallah, K. (2020). Catatan Komunitas Pemburu Jamur Indonesia: Kolaborasi Lintas Profesi dan Generasi Mengenai Etnomikologi Jamur-Jamur Indonesia. Sukabumi: Haura Publishing.
Putra, I.P. (2020). The Potency of Some Wild Edible Mushrooms with Economic Value in Belitong Island, The Province of Bangka Belitung. Jurnal Wasian 7(2):121–135.
Putra, I.P., Astuti, M. (2021). Catatan Beberapa Jamur Liar yang Tumbuh di Sekitar Pemukiman Penduduk. Quagga Jurnal Pendidikan dan Biologi 13(1):48-59.
Putra, I.P. (2021). Panduan karakterisasi jamur makroskopik di Indonesia: Bagian 1 – Deskripsi ciri makroskopis. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 10(1), 25-37.
Putra, IP. 2022. Kasus -kasus keracunan jamur liar di Indonesia. Jurnal Ekologi Kesehatan. 20(3):215-230. doi: 10.22435/jek. v20i3.4943
Putra, I. P. (2022). Kasus-kasus keracunan jamur liar di Indonesia. Jurnal Ekologi Kesehatan, 20(3), 215–230.
Putra, IP., Hermawan, R., Sibero, M.T., Sari, A.A.P.,Nurhayat, O.D. (2022). Morphological and Molecular Study of Lepista sordida in Indonesia. Philippine Journal of Science 151(4): 1333–1336
Putra, I. P., Sibero, M. T., Sihotang, S., Lilis Supratman, Hermawan, R., & Nurhayat, O. D. (2023). An Introduction to Indonesian
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ivan Putra, Sri Listiyowati, Elis Nina Herliyana, Muhammad Iqbal Nurulhaq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












