Kenali, Cegah, dan Atasi Asam Urat (Gout): Menuju Hidup Sehat Tanpa Nyeri
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3882Keywords:
asam urat, gout, edukasi kesehatan, penyakit metabolikAbstract
Gout Arthritis atau asam urat merupakan penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat seiring perubahan gaya hidup masyarakat. Penyakit ini ditandai dengan nyeri dan radang sendi akibat akumulasi kristal purin yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengenalan, pencegahan, dan penatalaksanaan gout melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan secara langsung kepada masyarakat sasaran. Materi yang diberikan meliputi pengertian gout, faktor risiko, pola makan, gaya hidup sehat, serta upaya pencegahan kekambuhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penyakit gout dan pentingnya penerapan pola hidup sehat. Edukasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko kejadian dan kekambuhan gout di masyarakat.
Downloads
References
Alfarisi, R., Fahrurozi, Adlina, D., Liana, D. F., & Ramdhani, D. N. (2024). Promosi Kesehatan Dalam Pencegahan Penyakit Gangguan Metabolisme Asam Urat Gout Artrhitis. Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 25–36.
Harahap, D. A., & Sawitri, H. (2024). Upaya Pemecahan Masalah Gout Arthritis pada Pasien Perempuan Usia 23 Tahun di Puskesmas Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara. 3(3), 51– 62.
Kementerian Kesehatan RI. 2018. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Lembang, F.T.D.,Muryani.,& Tria, P.H. (2025). Optimalisasi Kesehatan Sendi Melalui Senam Ergonomis Basi Penderita Penyakit Gouth Arthritis (Asam Urat) pada Masyarakat Di Kalurahan Sidomoyo, Padukuhan Tegalan. engabdian Kepana Masyarakat, Dimas,Vol.8 (2)
Mangara, A., Fernanda, S. M. I., & Simatupang, D. E. (2024). Edukasi kesehatan dalam keperawatan keluarga tentang penyakit gout arthritis. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 737–740.
Nuraeni, A., Darni, Z., Rahayu, H. S., Dewi, D. S., Nelwetis, N., Ngasirotun, N., ... & Yosinda, K. R. (2023). Cegah Penyakit Gout Arthritis Melalui Deteksi Dini. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1280-1286
Perhimpunan Reumatologi Indonesia. (2024). Pedoman diagnosis dan tatalaksana hiperurisemia dan artritis gout. Jakarta: Perhimpunan Reumatologi Indonesia.
Songgigilan, A. M. ., Rumengan, I., & Kundre, R. (2019). Hubungan Pola Makan Dan Tingkat Pengetahuan Dengan Kadar Asam Urat Dalam Darah Pada Penderita Gout Artritis Di Puskesmas Ranotana Weru. Jurnal Keperawatan, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.24325
Suntara, D. A., Alba, A. D., & Hutagalung, M. (2022). Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dengan Kadar Asam Urat (Gout) Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(12), 3805-3812
Tumenggung, I. (2019). Hubungan pola makan dengan kejadian gout artritis. Jurnal Kesehatan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fidelia Gaudencia Da Costa, Elisabeth Kaka Daha, Muhammad Ghani Haidar, Abdul Roni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












