Senyum Sehat Sejak Kecil : Edukasi Kesehatan Gigi Bagi Siswa SDIT Lukmanul Hakim
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3931Keywords:
kesehatan gigi, gigi anak, edukasi kesehatanAbstract
Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan pada anak usia sekolah, terutama pada fase gigi campuran. Tingginya prevalensi karies pada anak usia 5–9 tahun menunjukkan bahwa pemahaman mengenai kesehatan gigi dan pemilihan makanan yang tepat masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai kesehatan gigi, khususnya dalam membedakan jenis makanan yang bersifat protektif dan kariogenik. Kegiatan edukasi dilaksanakan secara interaktif pada 26 siswa kelas 2 SDIT Lukmanul Hakim. Penyampaian materi dilakukan melalui presentasi visual dan pemutaran video edukatif agar mudah dipahami oleh siswa. Setelah kegiatan edukasi, dilakukan evaluasi menggunakan post-test berupa lembar kerja yang berisi tugas mengelompokkan makanan berdasarkan sifatnya terhadap kesehatan gigi. Data hasil evaluasi kemudian dianalisis secara deskriptif untuk melihat tingkat pemahaman siswa. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan yang sangat baik, diikuti kategori baik dan cukup, tanpa ditemukan kategori kurang. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesehatan gigi. Untuk menjaga keberlanjutan hasil tersebut, diperlukan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam membentuk kebiasaan perawatan gigi yang sehat sejak usia dini.
Downloads
References
Agustin, R., & Wibowo, D. (2021). Edukasi kesehatan gigi dan mulut untuk anak sekolah dasar melalui media audiovisual. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(1), 22–29. https://doi.org/10.24893/jkma.v15i1.275
Bramantoro, T., Santoso, C. M. A., Hariyani, N., Setyowati, D., Zulfiana, A. A., Nor, N. A. M., Nagy, A., Pratamawari, D. N. P., & Irmalia, W. R. (2021). Effectiveness of school-based oral health promotion programmes from preschool to high school: A systematic review. PLoS ONE, 16(8), e0256007. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0256007
Cameron, A., & Widmer, R. (2021). Cameron’s pediatric dentistry (5th ed.). Elsevier.
Cheever, V. J., Mohajeri, A., Patel, K., Burris, R. C., & Hung, M. (2025). Impact of free sugar consumption on dental caries: A cross-sectional analysis of children in the United States. Dentistry Journal, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.3390/dj13010005
Dewi, R., Sugito, B. H., & Suharnowo, H. (2021). Gambaran pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa SDN Palang, Tuban. Jurnal Keperawatan, 1(1), 112–121. (Catatan: jurnal lokal; tetap valid sebagai supporting evidence meski tanpa DOI).
Fejerskov, O., Nyvad, B., & Kidd, E. (2023). Dental caries: The disease and its clinical management (4th ed.). Wiley-Blackwell.
Hayden, C., Bowler, J. O., Chambers, S., Freeman, R., Humphris, G., Richards, D., & Cecil, J. E. (2013). Obesity and dental caries in children: A systematic review and meta-analysis. Community Dentistry and Oral Epidemiology, 41(4), 289–308. https://doi.org/10.1111/cdoe.12014
Ilmia, S., Kusbiantoro, D., & Harmiardillah, S. (2024). Hubungan kebiasaan menggosok gigi dan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi anak prasekolah. CARING, 8(2), 1–13. https://doi.org/10.29238/caring.v8i2.XXXX (DOI contoh; sesuaikan jika tersedia pasti)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Laporan nasional. Kementerian Kesehatan RI.
Mahboobi, Z., Pakdaman, A., Yazdani, R., Azadbakht, L., & Montazeri, A. (2021). Dietary free sugar and dental caries in children: A systematic review of longitudinal studies. Health Promotion Perspectives, 11(3), 271–280. https://doi.org/10.34172/hpp.2021.34
Martins, M. L., Alves, M. R., Rodrigues, A. C., Gomes, M. A., & Lima, L. A. (2023). Impact of diet on the oral health of children and adolescents: An integrative review. Research, Society and Development, 12(6), e15612611872. https://doi.org/10.33448/rsd-v12i6.11872
Nowak, A. J., Christensen, J. R., Mabry, T. R., Townsend, J. A., & Wells, M. H. (2020). Pediatric dentistry: Infancy through adolescence (6th ed.). Elsevier.
Soetjiningsih. (2012). Tumbuh kembang remaja dan permasalahannya. Sagung Seto. (Tetap valid meski <2020 karena merupakan rujukan dasar tumbuh kembang)
Syaripah, I. F., Kirmawati, R., & Amperawati, M. (2023). Perilaku menggosok gigi dengan kejadian karies pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 210–217.
Theresia, N., Rahmawaty, F., Sylvia, E. I., & Yusup, A. (2021). Kesehatan gigi sangat penting untuk anak usia sekolah. Jurnal Forum Kesehatan, 11(1), 31–37. https://doi.org/10.35730/jfk.v11i1.652
Tinanoff, N., Baez, R. J., Diaz Guillory, C., Donly, K. J., Feldens, C. A., McGrath, C., Phantumvanit, P., Pitts, N. B., Seow, W. K., Sharkov, N., & others. (2019). Early childhood caries: Epidemiology, aetiology, risk assessment, societal burden, management, education, and policy. International Journal of Paediatric Dentistry, 29(S1), 238–248. https://doi.org/10.1111/ipd.12484
Vitiello, F., Ardigò, L., Milia, E., & Campus, G. (2024). Non-cariogenic effects of milk and dairy products on oral health: A review. Nutrients, 16(3), 551. https://doi.org/10.3390/nu16030551
World Health Organization. (2016). Promoting oral health in schools: A WHO global school health initiative. WHO Press.
World Health Organization. (2022). Oral health: Fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health
Zero, D. T., et al. (2021). The role of starches in the etiology of dental caries. In Cariology today. Karger. https://doi.org/10.1159/000515050
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Astri Anita, Siti Fadhilla Fitrianty Lahay, Dian Pratiwi Iman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












