Skrining Perilaku Emosional Anak Usia 36–72 Bulan dan Sikap Ibu Menggunakan KMPE di TK ABA Wonokriyo

Authors

  • Septika Yani Veronica Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Mamlu’ Atul Ni’mah Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Sonia Soleha Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Risma Alia Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Umi Rifatun Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Thania Eki Junianti Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Sinta Lela Destika Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Leni Alviya Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Anindhita Aulia Azzahra Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Alvi Nur Khoiriyah Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Ummi Tasfiatul Fikroh Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i12.3954

Keywords:

deteksi dini, KMPE, anak prasekolah, sikap orang tua, penyuluhan

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai deteksi dini mental emosional pada anak usia 36-72 bulan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Wonokriyo, Pringsewu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan, berfokus pada penyuluhan interaktif dan skrining menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE). Peserta kegiatan adalah 10 orang ibu dan 10 anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada sikap ibu, di mana 100% (10 orang) peserta berada dalam kategori sikap positif ("Setuju" dan "Sangat Setuju") setelah menerima edukasi. Skrining KMPE terhadap anak mengidentifikasi 8 anak dalam kategori normal dan 2 anak dalam kategori meragukan yang memerlukan tindak lanjut. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan dan skrining KMPE terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan sikap positif orang tua, serta berhasil mengidentifikasi anak yang berisiko mengalami penyimpangan mental emosional sejak dini, sehingga intervensi optimal dapat segera diberikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dini, P. A.U. (2024). Perilaku Agresif Anak Usia Dini dan Strategi Penanganannya. Jurnal Pendidikan Anak.

Direktorat Riset. (2024). Panduan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi 2024. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Indriati, E. S., & Kristi, Y. (2019). Hubungan pola asuh dengan masalah perkembangan mental emosional anak. Jurnal Ilmiah Bidan, 4(2), 1-10.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Pelaksanaan Skrining Kesehatan Mental Anak Usia Dini. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Strategi Nasional Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniawati, I., & Sari, N. I. (2022). Efektivitas media powerpoint interaktif dalam peningkatan literasi kesehatan mental remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(1), 45-53.

Muhlisin, A. (2023). Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak prasekolah. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 11(3), 201-210.

Park, H., & K. J. (2024). Effectiveness of digital visual aids in community health education programs. Public Health Education Journal, 12(3), 201–210.

Purwati, N. H., Sutini, T., Apriliawati, A., Rayasari, F., Awaliah, A., & Astuti, M. A. (2019). Pentingnya pemahaman orang tua terhadap dinamika emosi anak. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 112-120.

Sholikha, J., Irwanto, & Fardana, N. A. (2019). Kualitas interaksi orang tua dan anak terhadap perkembangan emosional anak [The quality of interaction of parents and children on emotional development of children]. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(3), 243–248.

Sudjud, S., & Endarwati, S. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Penyimpangan Mental Emosional Anak Prasekolah Usia 4 - 5 tahun. Jurnal Kebidanan, 4(1), 14–18.

Widyastuti, Y., Hartati, S., & Lestari, A. (2020). Penerapan teknologi informasi dalam promosi kesehatan masyarakat: Strategi komunikasi efektif di era digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 33–40.

Yunitasari, F., & Setyaningrum, Y. (2024). Peran Guru PAUD dalam Implementasi Kuesioner Masalah Perilaku Emosional. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 5-15.

Yusuf, R. (2020). Edukasi Kesehatan Mental Berkelanjutan di Lingkungan Sekolah. Jurnal Kesehatan Komunitas, 5(4), 301-310.

Zulkifli, M. (2024). Intervensi berbasis keluarga untuk mengatasi masalah perilaku pada anak prasekolah. Jurnal Psikologi Perkembangan, 18(2), 150-165.

Downloads

Published

2026-02-09

How to Cite

Veronica, S. Y., Ni’mah, M. A., Soleha, S., Alia, R., Rifatun, U., Junianti, T. E., Destika, S. L., Alviya, L., Azzahra, A. A., Khoiriyah, A. N., & Fikroh, U. T. (2026). Skrining Perilaku Emosional Anak Usia 36–72 Bulan dan Sikap Ibu Menggunakan KMPE di TK ABA Wonokriyo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(12), 6902–6910. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i12.3954

Issue

Section

Articles