Sosialisasi Kesehatan Kuku sebagai Upaya Pencegahan Onikomikosis pada Siswa SMA Swasta Nila Harapan Binjai
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.3989Keywords:
Onikomikosis, Sosialisasi, Pencegahan, Perilaku HidupAbstract
Onikomikosis merupakan infeksi jamur pada kuku yang masih sering terjadi di negara beriklim tropis seperti Indonesia akibat kelembaban tinggi, kebersihan diri yang kurang, dan kebiasaan hidup yang tidak sehat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan kuku, tetapi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman serta menurunkan kualitas hidup. Remaja sekolah termasuk kelompok berisiko karena aktivitas tinggi, penggunaan sepatu tertutup dalam waktu lama, serta kurangnya pengetahuan tentang perawatan kuku yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya infeksi jamur pada kuku serta upaya pencegahannya melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi edukatif kepada siswa SMA melalui penyuluhan menggunakan media presentasi, penjelasan interaktif, dan sesi tanya jawab. Materi mencakup pengertian onikomikosis, penyebab, faktor risiko, gejala, penularan, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif siswa dan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kekeringan kuku, tidak berbagi alat perawatan kuku, serta penggunaan alas kaki yang tepat. Sosialisasi ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah infeksi jamur pada kuku di kalangan remaja.
Downloads
References
Elewski, B. E., & Tosti, A. (2015). Risk factors and comorbidities for onychomycosis: implications for treatment with topical therapy. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 8(11), 38. PMID: 26705439; PMCID: PMC4689496.
Gupta, A. K., Hall, D. C., Cooper, E. A., & Ghannoum, M. A. (2022). Diagnosing onychomycosis: What’s new? Journal of Fungi, 8(5), 464. https://doi.org/10.3390/jof8050464
Kurniawan, K., Prameswari, A., Lestari, D. Y., & Ningrum, I. F. (2023). Edukasi kebersihan dan kesehatan kuku pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Banyumas. Global Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2). https://doi.org/10.51577/globalabdimas.v5i2.782
Lipner, S. R., & Scher, R. K. (2019). Onychomycosis: Clinical overview and diagnosis. Journal of the American Academy of Dermatology, 80(4), 835–851. https://doi.org/10.1016/j.jaad.2018.03.062
Liufeto, M., Sirait, R., & Takaeb, A. (2025). Edukasi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit infeksi pada anak sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering, 6(1). DOI:10.51556/jpkmkelaker.v6i1.423
Nurramadhani, A. S., Intan, N., Nirwana, W. O., Halidun, S., & Shaleha, W. M. (2025). Edukasi pencegahan penyakit infeksi jamur kulit sebagai implementasi hukum kesehatan pada masyarakat. Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.46356/nadikami.v4i1.409
Rizqoh, D., Nugraheni, E., Prihatiningrum, A., & Meidiyanti, P. (2024). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat untuk pencegahan penyakit infeksi kulit. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 22(2), 308–320. https://doi.org/10.33369/dr.v22i2.37797
Sipayung, A. D., Zebua, W. I., & Siahaan, M. A. (2025). Sosialisasi Pentingnya Pencegahan Infeksi Candida albicans Pada Penderita Diabetes Melitus Di Kalangan Siswa SMA YPI Amir Hamzah Medan. Jurnal Abdimas Mutiara, 6(1), 1-5.
UNICEF. (2021). Adolescent health and development. United Nations Children’s Fund.
World Health Organization. (2020). School health programmes and health promotion. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Winda Irawati Zebua, Maniur Arianto Siahaan, Apriska Dewi Sipayung, Marti Silfia, Maria Olivia Damanik, Bertati Buulolo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












