Psikoedukasi Kesehatan Mental sebagai Upaya Promotif dan Preventif Stres Kehamilan pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Jatiwangi
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i12.4068Keywords:
Dukungan sosial, Kesehatan mental ibu hamil, Pencegahan IUFD, Psikoedukasi, Stres kehamilanAbstract
Stres selama kehamilan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai stres kehamilan melalui psikoedukasi kesehatan mental. Metode kegiatan yang digunakan adalah pemberian psikoedukasi kesehatan mental dengan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan ini melibatkan 13 ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jatiwangi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan ibu hamil setelah mengikuti kegiatan psikoedukasi. Dapat disimpulkan bahwa psikoedukasi kesehatan mental efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai stres kehamilan dan kesehatan mental.
Downloads
References
Anjani, A. D., Aulia, D. L. N., Wulandari, N., & Putri, R. A. (2025). Hubungan stres pada ibu hamil dengan risiko kelahiran prematur. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 1732–1741.
Apriliyanti, E., Putri, R., & Nency, A. (2023). Hubungan riwayat pre-eklampsia dan tingkat stres dengan kejadian pre-eklampsia berat pada ibu hamil. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1214–1224.
Dolofu, M., Khair, K., & Yustiari. (2024). The effect of maternal mental health psychoeducation class on self-efficacy of pregnant women and family support. Health Information: Jurnal Penelitian, 16(3), 215–223.
Handayani, R. T., Atmojo, J. T., Widiyanto, A., & Anasulfalah, H. (2023). Hubungan stres dengan kejadian pre-eklampsia pada ibu hamil: Meta-analisis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 611–620.
Hasda, & Kurniyawan, F. (2024). Stres ibu selama kehamilan merupakan risiko persalinan prematur. JUMANTIK, 9(1), 109–115. https://doi.org/10.30829/jumantik.v9i1.18263
Hasda, H., & Kurniyawan, E. H. (2024). Hubungan stres ibu hamil dengan kejadian persalinan prematur. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 18(1), 45–53.
Hasriantirisna, H., Nanda, K. R., & Munawwarah, M. S. (2024). Effects of stress during pregnancy on maternal and fetal health: A systematic review. Advances in Healthcare Research, 2(2), 103–115.
Kartini, A., Mantasia, & Sumarmi. (2024). Prenatal distress dan perilaku kesehatan kehamilan pada ibu primigravida. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(3), 594–601.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer. llmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 7(1), 1–8.
Noorjannah, N., Rahmawati, E., & Sari, D. P. (2024). Hubungan pre-eklampsia dengan kejadian persalinan prematur pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(2), 89–97.
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Patel, I. (2023). What is prenatal stress? A scoping review of how prenatal stress is defined and measured. Health Psychology Open. https://doi.org/10.1177/17455057231191091
Sari, D., & Fitriani, R. (2020). Efektivitas konseling psikososial dalam menurunkan stres prenatal pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 25–33.
Usman, S., & Sudirman, J. (2025). Efektivitas edukasi maternal mental health terhadap kesehatan mental ibu selama masa kehamilan. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 3(4), 301–309.
Yunaningsih, R., Latifah, L., & Fetriyah, U. H. (2024). Hubungan tingkat stres dengan kejadian pre-eklampsia pada ibu hamil trimester II–III. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(3), 561–570.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dini Wulandari, Alia Zahwa Sabila, Sri Mulyani, Yusfani Anastasya, Ridha Habibah, Wina Julianingsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












