Peran Edukasi Gizi dalam Menekan Angka Stunting: Implementasi dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Gledeg Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4210Keywords:
stunting, pangan lokal, anakAbstract
Pengabdian masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang terjun langsung kepada masyarakat dan melibatkan langsung partisipasti masyarakat dalam berbagai kegiatan positif. Terdapat banyak kegiatan yang dapat dilakukan salah satunya adalah kegiatan sosialisasi peran edukasi gizi dalam menekan angka stunting. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai stunting yang meliputi pengertian, faktor penyebab, serta dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam penulisan artikel ini metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pendekatan ini cenderung melibatkan peran aktif masyarakat Desa Gledeg dalam mengidentifikasi masalah dan mencari solusi berbasis potensi pangan lokal. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman ibu-ibu posyandu mengenai pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu upaya alternatif pencegahan stunting pada anak. Selain itu, upaya alternatif tersebut dapat segara dilakukan atau diimplementasikan karena bahan- bahan tersebut cukup tersedia melimpah di sekitar lingkungan kehidupan warga sendiri. Dengan demikian, permasalahan stunting dapat diatasi dengan alternatif memanfaatkan potensi pangan lokal.
Downloads
References
Abdullah, A., & Pratiwi, R. I. (2021). Pemanfaatan Lahan Sebagai Pembantu Sumber Pangan Dan Pendapatan Pada Masa Pandemi Covid-19. In Transformatif : Jurnal
Pengabdian Masyarakat (Vol. 2, Issue 2, pp. 189–206). IAIN Surakarta. https://doi.org/10.22515/tranformatif.v2i2.3955
Agustin, L., & Rahmawati, D. (2021). Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting. In Indonesian Journal of Midwifery (IJM) (Vol. 4, Issue 1, p. 30). Universitas Ngudi Waluyo. https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.715
Aryani, N. P., & Afrida, B. R. (2025). The relationship between providing a balanced menu and the incidence of stunting in toddlers in Lembar Selatan village. JNKI (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery), 13(3), 281-298. https://doi.org/10.21927/jnki.2025.13(3).281-298
Bura, A., & Sodik, M. A. (2021). Hubungan Pendapatan Keluarga,Berat Lahir, dan Panjang Lahir Dengan Kejadian Stanting Balita. Center for Open Science. https://doi.org/10.31219/osf.io/rqnjf
Chevalier, J. M., & Buckles, D. J. (2013). Participatory Action Research: Theory and Methods for Engaged Inquiry. Routledge.
F, A. U. (2001). Peranan Air dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat (Hari Air Sedunia ). In Departemen Kimpraswil. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2
Fals-Borda, O. (1987). The Application of Participatory Action-Research in Latin America. International Sociology, 2(4), 329–347. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/026858098700200401
Fitria, F., & Astuti, N. H. (2023). Cegah Stunting Melalui Edukasi Gizi Seimbang pada Ibu Hamil dan Menyusui. Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan, 1(2), 83-88. https://doi.org/10.24853/jaras.1.2.83-88
Hasanah, T., Awaludin, M. R., & Humairoh, A. N. (2025). Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Isi Piringku Untuk Meningkatkan Peran Ibu Dalam Keluarga. Jubaedah: Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah, 5(1), 83-91. Https://Doi.Org/10.46306/Jub.V5i1
Hatijar, H., Setiawati, A., Situmeang, L., Aris Tyarini, I., Zakiyyah Putri, S., & Yunita, L. (2025). Balanced nutrition education as an effort to prevent stunting in toddlers. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 2(2), 39–46. https://doi.org/10.61099/jpmei.v2i2.74
Laili, U., Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. In Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks, 5(1), 8-12.
Nurmalasari, Y., Anggunan, A., & Febriany, T. W. (2020). Hubungan Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 Bulantingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 Bulan Di Desa Mataram Ilir Kecamatan Seputih Sur. In Jurnal Kebidanan Malahayati (Vol. 6, Issue 2, pp. 205–211). Universitas Malahayati Bandar Lampung. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i2.2409
Reason, P., & Bradbury, H. (Ed.). (2001). Handbook of Action Research: Participative Inquiry and Practice. Sage Publications, Inc.
Sutarto, S. T. T., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, Faktor Resiko dan Pencegahannya. Agromedicine Unila, 5(1), 540-545.
Wahyudi, Kuswati, A., & Sumedi, T. (2022). Hubungan Pendapatan Keluarga, Jumlah Anggota Keluarga, Terhadap Stanting Pada Balita Umur 24-59 Bulan. In Journal of Bionursing (Vol. 4, Issue 1, pp. 63–69). Universitas Jenderal Soedirman. https://doi.org/10.20884/1.bion.2022.4.1.122
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asep Yudha Wirajaya, Afif Azhar Zhalifunnas, Anisa Octaria Ramadhani, Avita Ika Pramesti, Erwin Romandoni Octavianto, Fanny Dwina Rahasti, Fauziyah Istianah Habibur Rasyidah, Muhammad Nurfajriansyah Muslich, Ovi Tripujiati, Radhitya Ramadhan Kumoro Wibowo, Salma Viada Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












