Penguatan Pertanian Berkelanjutan Melalui Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Keniten

Authors

  • Anisa Zuliana Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Dianda Irnantasya Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Safira Salsabila Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Dhilan Dwipa Bhaskara Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Sania Izzah Kamila Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Elwas Berdha Krismona Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i1.4217

Keywords:

pupuk organik cair, air cucian beras, pertanian ramah lingkungan

Abstract

Penggunaan pupuk menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Namun, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan menurunkan kualitas tanah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah rumah tangga berupa air cucian beras sebagai pupuk organik cair (POC). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah air cucian beras menjadi POC yang bermanfaat bagi pertanian. Sasaran pengabdian merupakan kelompok tani Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan workshop pembuatan POC. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Februari 2026 dengan melibatkan 31 anggota kelompok tani. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi pembuatan POC melalui fermentasi menggunakan EM4 dan molase, serta evaluasi melalui pengisian angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya ketertarikan peserta untuk membuat POC secara mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan, mengurangi limbah rumah tangga, serta menekan biaya produksi pertanian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisa, R., & Bharata, W. (2020). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Air Cucian Beras. PADAMU NEGERI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Eksakta, 1(2), 67–72. https://doi.org/https://doi.org/10.37638/padamunegeri.1.2.67-72

Azhari, L. A., Azmi1, I., & Hariyadi. (2023). Sosialisasi dan Pembuatan Biosaka Sebagai Solusi dalam Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia di Desa Selaparang. 4–7. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i1.3194

BPS Kabupaten Ngawi. (2024). Kecamatan Geneng Dalam Angka Ngawi District In Figures 2024.

Fahruddin, F., & Sulfahri, S. (2019). Pengaruh Molase dan Bioaktivator EM4 Terhadap Kadar Gula Pada Fermentasi Pupuk Organik Cair. Bioma : Jurnal Biologi Makassar, 4(2), 138–144. https://doi.org/https://doi.org/10.20956/bioma.v4i2.6905

Gulo, H., Waruwu, T., & Zega, N. A. (2024). Potensi Pemanfaatan Air Cucian Beras terhadap Pertumbuhan Tanaman Budidaya. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 9052–9057. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5296

Haryadi, N., Marissa, N., Sulistiani, Iratutisisilia, & Albert. (2023). Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik Dari Air Cucian Beras Di Desa Mangaris Kabupaten Barito Selatan. Bakti UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 29–33.

Kamaliyah, S. N., & Wahyuni, R. D. (2023). Effect of EM4 and molasses levels on quality of organic liquid fertilizer of cow urine based. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 11(November), 190–200. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jipt.v11i3.p190-200

Lalla, M. (2018). Potensi Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Pada Tanaman Seledri (Apium Graveolens L.). Jurnal Agropolitan, 5(1), 38–43.

Meriatna, Suryati, & Fahri, A. (2018). Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 (Effective Microorganisme) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 7(1), 13–29. https://doi.org/https://doi.org/10.29103/jtku.v7i1.1172

Nisa, K., Islami, Y. S. N., Jauhary, U. Q., & Budiyono, A. (2025). Edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah air cucian beras. Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat (SENIAS), 142–147.

Rosalina, F., Sukmawati, S., & Febriadi, I. (2021). Sosialisasi pemanfaatan limbah organik sebagai upaya pengurangan ketergantungan pupuk kimia kepada kelompok tani di keluarah majener. DedikasiMU : Journal of Community Service, 3(4), 1190–1198. https://doi.org/https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v3i4.3258

Saat, M., Waqfin, I., Rahmatullah, V., & Imami, N. F. (2022). Pembuatan Mol dan Pupuk Organik Cair. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–4. https://doi.org/https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i1.2123

Sifaunajah, A., Munawarah, Azizah, C., Amelia, N. F., & Sholehah, N. A. (2022). Pemanfaatan Limbah Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(1), 33–37. https://doi.org/https://doi.org/10.35799/vivabio.v3i3.39556

Sinambela, B. R. (2024). Dampak Penggunaan Pestisida Dalam Kegiatan Pertanian Terhadap Lingkungan Hidup Dan Kesehatan The Impact of Pesticide Use in Agricultural Activities on The Environment and Health Bilker Roensis Sinambela. 8(2), 178–187. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i1.3194

Zistalia, R. P., Ariyanti, M., & Soleh, M. A. (2018). Air Cucian Beras Sebagai Suplemen Bagi Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 2(2), 230–237.

Downloads

Published

2026-04-07

How to Cite

Zuliana, A., Irnantasya, D., Salsabila, S., Bhaskara, D. D., Kamila, S. I., & Krismona, E. B. (2026). Penguatan Pertanian Berkelanjutan Melalui Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Keniten. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(2), 234–240. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i1.4217

Issue

Section

Articles