Orientasi Pemantauan Praktik Pemberian MP-ASI pada Kader Posyandu dalam Rangka Pencegahan Stunting di Puskesmas Simpang Agung

Authors

  • Bertalina Bertalina Poltekkes Tanjungkarang, Indonesia
  • Endang Sri Wahyuni Poltekkes Tanjungkarang, Indonesia
  • Pranajaya Pranajaya Poltekkes Tanjungkarang, Indonesia
  • Amrina Amrina Poltekkes Tanjungkarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4234

Keywords:

pemantauan, kader, stunting, MP-ASI

Abstract

Pemenuhan gizi merupakan faktor yang penting dalam perkembangan anak selama 1000 hari pertama kehidupan. Kekurangan gizi pada masa tersebut dapat menyebabkan gangguan yang bersifat permanen. Pemenuhan kebutuhan gizi pada periode ini ditentukan oleh pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA).  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan, dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dalam pemantauan praktek MP-ASI. Metode yang digunakan berupa edukasi, simulasi serta pendampingan kader dalam pemantauan praktik pemberian MP-ASI. Orientasi pemantauan praktek MP-ASI dilaksanakan pada bulan Agustus 2025. Nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 53,5 (SD=12,6) saat pre-test menjadi 77,2 (SD=9,9) saat post-test. Keterampilan kader meningkat dari skor rata-rata awal 4 (SD=0,9) menjadi skor 10 (SD=1,2) setelah simulasi. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat pengetahuan  dan ketrampilan kader sebelum dan sesudah orientasi dengan nilai p-value= 0,000. Pendampingan kader dalam memantau praktik MP-ASI digunakan form checklist. Kader mampu mengidentifikasi baduta usia 6 – 23 bulan dengan MP-ASI kurang beragam. Kegiatan orientasi perlu dilakukan di wilayah lain, agar baduta yang bermasalah dengan MP-ASI dapat diketahui  dan diberikan edukasi kepada ibunya

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agriculture, U. S. D. of. (2021). Methods and Application of Food Composition Laboratory : Beltsville , MD ARS Home » Northeast Area » Beltsville , Maryland ( BHNRC ) » Beltsville Human Nutrition. https://www.ars.usda.gov/northeast-area/beltsville-md-bhnrc/beltsville-human-nutrition-

Bertalina, Novika, J., & Wahyuni, E. S. (2025). Peningkatan kompetensi kader posyandu dalam konseling pemberian makan bayi dan anak untuk mencegah stunting. Community Development Journal, 6(1), 544–549. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/40932

Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). PENGETAHUAN ; ARTIKEL REVIEW. Jurnal Keperawatan, 12(1), 95–107. http://lppmdianhusada.ac.id/e-journal/index.php/jk/article/view/96

Digirolamo, A., Ochaeta, L., & Flore, R. M. (2020). Early Childhood Nutrition and Cognitive Functioning in Childhood and Adolescence. Food and Nutrition Bulletin, 41(1), S31–S40. https://doi.org/10.1177/0379572120907763

Hossain, M. A., Jahid, I. K., & Id, K. M. A. H. (2020). Knowledge , attitudes , and fear of COVID-19 during the Rapid Rise Period in Bangladesh. PLoS ONE, 15(9), 1–13. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0239646

Kemenkes. (2024a). Petunjuk Teknis Pemantauan Praktik MP-ASI Anak Usia 6-23 Bulan. https://ayosehat.kemkes.go.id/petunjuk-teknis-pemantauan-praktik-mp-asi-anak-usia-6-23-bulan

Kemenkes. (2024b). Survei Kesehatan Indonesia ( SKI ) 2023 SKI Dalam Angka Fact Sheet SKI Laporan Tematik SKI Data Mikro SKI F . A . Q SKI 2023. 2024–2026.

Kemenkes. (2025). SSGI 2024. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/

Kemenkes RI. (2021). Buku Saku Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Kader. In Kementrian Kesehatan RI. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding

Papanikolaou, Y., & Fulgoni, V. (2018). Egg Consumption in Infants Is Associated with Longer Recumbent Length and Greater Intake of and Development. Nutrients, 10(6), 267–284. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/nu10060719

Rajeev, A. M., Malisetty, H., Baidyo, O. P., Vamshy, K., Siddhanta, S., & Dharan, B. (2025). Pediatric Nutrition and Its Role in Preventing Non-communicable Diseases : A Review. Cureus, 17(7). https://doi.org/10.7759/cureus.87431

Sapriyah. (2019). Media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 470–477. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnp/article/viewFile/5798/4151

World Health Organization. (2023). WHO guideline for Complementary feeding of infant and young children 6-23 months of age. https://books.google.co.id/books?id=TaUOEQAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

World Health Organization. (2025). Sugar and Dental Caries (Issue August, pp. 1–5). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sugars-and-dental-caries

Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

Bertalina, B., Wahyuni, E. S., Pranajaya, P., & Amrina, A. (2026). Orientasi Pemantauan Praktik Pemberian MP-ASI pada Kader Posyandu dalam Rangka Pencegahan Stunting di Puskesmas Simpang Agung . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(2), 262–269. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4234

Issue

Section

Articles