Edukasi Pasien HIV/AIDS dalam Mengelola Tingkat Kecemasan

Authors

  • Nasrianti Nasrianti Universitas Jayapura, Indonesia
  • Lisma Natalia Br Sembiring Universitas Jayapura, Indonesia
  • Fenska Narly Makualaina Universitas Jayapura, Indonesia
  • Fathia Fakhri Inayati Said Universitas Jayapura, Indonesia
  • Hasnia Hasnia Universitas Jayapura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4248

Keywords:

Edukasi HIV/AIDS, Pasien, Kecemasan

Abstract

HIV/AIDS merupakan suatu penyakit yang membahayakan dan menakutkan hal ini dikarenakan belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut, sehingga anggapan seseorang penyakit HIV/AIDS ini suatu penyakit yang mematikan dengan proses penyebaran yang sangat cepat. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) sekumpulan penyakit yang timbul karena menurunnya sistem kekebalan tubuh yang diakibatkan oleh virus HIV, menurunnya daya tahan tubuh bagi penderita HIV/AIDS akan mudah tertular dari berbagai macam virus, beberapa orang yang terinfeksi HIV akan meninggal dalam beberapa tahun setelah timbul tanda AIDS/ apabila tidak mendapatkan penanganan serta terapi dari tim kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar masyarakat dan petugas dapat mengatasi kecemasan dalam melakukan penanganan pada pasien dengan HIV/AIDS. Metode Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan cara penyuluhan. Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat penyuluhan kesehatan ini, bahwa petugas tidak merasa cemas dalam melakukan penangan pada pasien dengan HIV/AIDS karena sudah terbiasa dan memiliki pengalaman yang lama dalam merawat pasien, berdasarkan hasil dari kegiatan yang dilakukan. Kemudian penyuluh menjawab pertanyaan dari audiens tersebut. Setelah mendapat jawaban pertanyaannya, peserta penyuluh yang bertanya tampak sudah mengerti. Pemberian penyuluhan kesehatan kepada petugas dan pasien mendapatkan hasil jadi mengetahui apa bagaimana mengatasi kecemasan. Materi penyuluhan berupa leaflet yang dipaparkan kepada peserta. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan yang telah dilaksanakan didapatkan bahwa petugas dan pasien memahami cara mengatasi kecemasan ketika memberikan peayanan kepada pasien dengan HIV/AIDS dan untuk pasien juga dapat mengetahui cara mengatasi kecemasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ervan (2022) Hubungan Antara Stigma Internal Dengan Tingkat Depresi Pada Penderita Hiv/Aids Di Rsud Dr. Soedono Madiun. Jombang: Unipdu.

Lubis, L., & Sarumpaet, S. M. (2016). Hubungan stigma, depresi dan kelelahan dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di Klinik Veteran Medan. Idea Nursing Journal, 7(1), 1-13.

Koenig, L. J., Lyles, C. M., Higa, D., Mullins, M. M., & Sipe, T. A. (2022). Research synthesis, HIV prevention response, and public health: CDC’s HIV/AIDS prevention research synthesis project. Public Health Reports, 137(1), 32-47. https://doi.org/10.1177/0033354920988871

Kusumawati, D. D., Yunadi, F. D., & Septiyaningsih, R. (2019). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa seluruh informan pemeriksaan darah dan CD4, Hal ini juga diungkapkan oleh petugas klinik bahwa pengecekan rutin CD4 bagi ODHA. Penelitian mengenai adanya pemeriksaan setelah mengkonsumsi pernah dilakukan oleh Rahmad, 8, 28-34.

Limalvin, N. P., Putri, W. C. W. S., & Sari, K. A. K. (2020). Gambaran dampak psikologis, sosial dan ekonomi pada ODHA di Yayasan Spirit Paramacitta Denpasar. Intisari Sains Medis, 11(1), 81-91. https://doi.org/10.15562/ism.v11i1.208

Natalia, Y. D., Tunggal, N., Sunarti, S., & Astuti, R. (2014). Penyuluhan tentang HIV dan AIDS terhadap Sikap Remaja pada Orang dengan HIV dan AIDS. 3(1), 0–5.

Manjaw, C. C., & Sianturi, S. R. (2020, November). The Level of Public Knowledge About HIV/AIDS with the Stigma of PLWHA: Cross Sectional Study. In International Conference of Health Development. Covid-19 and the Role of Healthcare Workers in the Industrial Era (ICHD 2020) (pp. 221-225). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.201125.038

Moningi, S., Singh, R., Sharma, A., & Rao, P. (2019). Effectiveness of structured psycho-educational interventions on quality of life among people living with HIV. Journal of Clinical Nursing, 28(1-2), 52-59.

Moningi, S., Babu, S., Reddy, P., & Ramesh, K. (2019). Effect of nutritional supplementation on the quality of life in HIV patients: a randomized controlled trial. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 13(5), 1-5.

Pesantren, P., Ulum, D., Vct, P., Jombang, R., Jombang, F. I. K. U., & Kunci, K. (2022). Pendampingan Kesehatan Secara Holistik Orang Dengan Hiv / Aids Di Kabupaten Jombang Holistic Health Assistance Of People With Hiv / Aids Prodi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Stikes Pemkab Jombang Vol . VIII No . 2 September 2022

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Nasrianti, N., Sembiring, L. N. B., Makualaina, F. N., Said, F. F. I., & Hasnia, H. (2026). Edukasi Pasien HIV/AIDS dalam Mengelola Tingkat Kecemasan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(3), 611–614. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4248

Issue

Section

Articles