Pendidikan Kesehatan Tentang Bahaya Penyalahgunaan Napza Bagi Remaja di SMA Plus Al-Athiyah Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4272Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Penyalahgunaan NAPZA, RemajaAbstract
Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba di Indonesia terus meningkat setiap tahun dan didominasi oleh kelompok usia 15–24 tahun. Kurangnya informasi dan pendidikan kesehatan mengenai bahaya NAPZA di lingkungan sekolah dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan pada remaja. Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa SMA Plus Al-Athiyah Banda Aceh, diketahui bahwa belum pernah dilakukan pendidikan kesehatan terkait NAPZA oleh pihak sekolah maupun UKS sehingga pengetahuan siswa mengenai bahaya narkoba masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab kepada siswa SMA Plus Al-Athiyah Banda Aceh. Materi yang diberikan meliputi definisi NAPZA, jenis-jenis narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lainnya. Selain itu, materi juga mencakup efek penggunaan NAPZA, tanda-tanda seseorang yang mengonsumsi NAPZA, faktor risiko penggunaan NAPZA pada remaja, serta berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan baik dari segi kesehatan fisik, psikologis, maupun sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi. Setelah kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA serta pentingnya menghindari penggunaan narkoba. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Downloads
References
Agustin, S., & Nadhirah, Y. F. (2024). Tahapan Rehabilitas Terhadap Pecandu Narkotika dan Gangguan Mental pada Yayasan Rehabilitas Dhira Suman Tritoha. Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4), 243–258. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i04.5269
Badan Narkotika Nasional. (2020). Apa itu Psikotropika dan Bahayanya? In Badan Narkotika Nasional (Vol. 8). https://bnn.go.id/apa-itu-psikotropika-dan-bahayanya/
Badan Narkotika Nasional. (2023). Statistics of Narcotics Case Uncovered. In Badan Narkotika Nasional (BNN) (p. 1). https://puslitdatin.bnn.go.id/portfolio/data-statistik-kasus-narkoba/
BNN. (2012). Ringkasan Eksekutif Survey Nasional Lahgun Kelompok Pelajar_Mahasiswa 2011.
Effendy, O. U., & Surjaman, T. (2011). Ilmu komunikasi: teori dan praktek. PT Remaja Rosdakarya. https://books.google.co.id/books?id=O272ngEACAAJ
Government of Western Australia. (2023). Drug education - Department of Education.
MedlinePlus. (2026). Drugs and Young People. https://medlineplus.gov/drugsandyoungpeople.html#:~:text=Why are drugs especially dangerous,blood pressure%2C and sleep disorders.
Rahmadhani, D. Y., Yesni, M., Mayenti, F., Permanasari, I., & Suri, M. (2025). Pendidikan Kesehatan tentang Bahaya Narkoba pada Remaja di Panti Sosial Bina Anak Wanita dan Eks Psikotik ( PSBAWEP ) Harapan Mulya Provinsi Jambi. 7(2), 183–187. https://doi.org/10.36565/jak.v7i2.616
Soetjiningsih. (2010). Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. 320.
The Ministry of Youth Development. (2003). EFFECTIVE DRUG EDUCATION FOR YOUNG PEOPLE.
UAB Medicine. (2026). The Effects of Drugs on Adolescent Brains. https://www.uabmedicine.org/news/the-effects-of-drugs-on-adolescent-brains/#
UNODC. (2023). UNODC World Drug Report 2023 warns of converging crises as illicit drug markets continue to expand. In United Nations Office on Drugs and Crime (pp. 2023–2025). https://www.unodc.org/unodc/en/press/releases/2023/June/unodc-world-drug-report-2023-warns-of-converging-crises-as-illicit-drug-markets-continue-to-expand.html
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irfanita Nurhidayah, Nurhasanah Nurhasanah, Rahmawati Rahmawati, Laras Cyntia Kasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












