Peningkatan Pengelolaan Emosi pada Siswa Sekolah melalui Layanan Psikoedukasi di SDN 3 Buntao Kabupaten Toraja Utara
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i3.4371Keywords:
Psikoedukasi, Pengelolaan Emosi, Siswa Sekolah Dasar, Intervensi Berbasis SekolahAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan emosi pada siswa sekolah dasar melalui layanan psikoedukasi di SDN 3 Buntao, Kabupaten Toraja Utara. Siswa sekolah dasar merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan emosi, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi lingkungan dan sosial yang menantang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21–22 Juli 2025 dengan melibatkan siswa dan guru melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan refleksi. Tahap persiapan meliputi asesmen kebutuhan psikologis siswa serta penyusunan materi psikoedukasi yang berbasis pada prinsip perkembangan anak dan budaya lokal Toraja. Tahap pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, permainan emosi, storytelling, dan aktivitas reflektif yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan emosi siswa. Tahap refleksi dilaksanakan secara kolaboratif bersama guru untuk mengevaluasi perubahan perilaku serta merancang tindak lanjut di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali dan mengelola emosi, penurunan tingkat kecemasan, serta munculnya respons emosional yang lebih adaptif dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan psikoedukasi merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pengelolaan emosi pada siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Azhar, W. A., Safariyah, E., & Makiyah, A. (2024). Pengaruh edukasi kesiapsiagaan bencana melalui metode video animasi terhadap pengetahuan siswa. Journal of Nursing Practice and Education, 5(1), 79–85.
Gati, N. W., Pujiyanto, J. S., & Arifin, M. Z. (2024). Pemberdayaan guru dalam pendampingan psikologis anak pasca bencana. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 106–111.
Hasanudin, H., Arief, Y. S., Kurnia, I. D., & Kusumaningrum, T. (2019). Gambaran resiliensi anak usia sekolah pasca bencana Gunung Kelud. Pediomaternal Nursing Journal, 5(1), 43–48.
Khaerunnisa, F. S., Hanum, A. A., Andini, F. J., & Rahma, Y. (2024). Resiliensi siswa sekolah dasar pada pembelajaran pasca gempa bumi melalui pembiasaan ice breaking. Dharma Publika: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 7(1), 74–81.
Kusumawati, E., Noviekayati, I., Rini, R. A. P., & Mustikawati, A. E. (2025). Pelatihan tanggap bencana, terapi menulis ekspresif dan relaksasi sebagai upaya penurunan kecemasan anak pasca bencana tanah longsor. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional, 5(6), 1–9.
Maulana, A. F., Rahayu, M. S., & Utariningsih, W. (2025). Pengaruh video animasi terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa sekolah dasar. Galenical: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 4(3), 67–74.
Puspitarini, Y., & Hanif, M. (2019). Using learning media to increase learning motivation in elementary school. Anatolian Journal of Education, 4(2), 53–60.
Salam, A., & Syamsidar. (2021). Pendampingan psikologis anak usia dini pasca bencana. Early Childhood Education Indonesian Journal, 3(2), 112–120.
Sari, R. L., Herdiana, I., & Lakoro, R. (2025). School-based disaster psychoeducation to improve student preparedness in hydrometeorological disasters. DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 190–200.
UNICEF. (2020). Psychological first aid for children in emergencies
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imron Burhan, Musfirah Musfirah, Emmi Azis, Naufal Qadri Syarif, Miftahul Jannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












