Penguatan Pendidikan Islam Moderat Melalui Dakwah Kultural dan Pemberdayaan Ekonomi Kopi Organik: Pengabdian Mahasiswa Pascasarjana di Desa Pegayaman

Authors

  • Ali Surohman Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar, Indonesia
  • Zainal Abidin Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar, Indonesia
  • Hulaifi Hulaifi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar, Indonesia
  • Novena Ade Fredyarini Soedjiwo Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i3.4375

Keywords:

Moderasi Beragama, Pendidikan Islam Moderat, Dakwah Kultural, Pemberdayaan Ekonomi, Kopi Organik, Desa Pegayaman

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan global berupa konflik berbasis identitas, intoleransi, radikalisme, dan eksklusivisme keagamaan yang berpotensi mengganggu harmoni sosial masyarakat multikultural di Indonesia. Dalam konteks tersebut, penguatan moderasi beragama menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat yang inklusif. Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Bali, dipilih sebagai lokasi pengabdian karena merupakan desa Muslim yang hidup harmonis di tengah dominasi budaya Hindu Bali serta memiliki tradisi toleransi dan akulturasi budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan Islam moderat melalui pendekatan dakwah kultural dan pemberdayaan ekonomi kopi organik sebagai model integratif moderasi beragama berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis Community-Based Participatory Research (CBPR). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan keterlibatan langsung mahasiswa pascasarjana dalam aktivitas sosial-keagamaan dan ekonomi masyarakat. Informan penelitian terdiri atas tokoh agama, pemerintah desa, kelompok tani kopi organik, dan masyarakat Desa Pegayaman. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validasi data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama di Desa Pegayaman telah terinternalisasi secara kuat dalam kehidupan masyarakat melalui pendekatan dakwah kultural yang adaptif, humanis, dan kontekstual. Nilai-nilai Islam moderat diwujudkan dalam praktik akulturasi budaya seperti penggunaan nama Bali-Islam, bahasa Bali alus dalam komunikasi sehari-hari, tradisi ngejot lintas agama, serta arsitektur masjid bernuansa budaya Bali. Konsep menyama braya menjadi landasan sosial yang memperkuat solidaritas, toleransi, dan kohesi sosial antarumat beragama. Selain itu, pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan kopi organik bersertifikat internasional terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat interaksi sosial lintas agama melalui kerja sama produksi, pengolahan, dan pemasaran kopi. Mahasiswa pascasarjana juga berperan penting sebagai agen perubahan melalui digitalisasi pemasaran kopi, penguatan literasi moderasi beragama, pelatihan manajemen usaha, serta pengembangan pendidikan sosial-keagamaan berbasis nilai moderasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara dakwah kultural, kearifan lokal, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa mampu membentuk model moderasi beragama yang efektif, kontekstual, dan berkelanjutan. Model ini tidak hanya memperkuat harmoni sosial, tetapi juga dapat direplikasi di wilayah multikultural lain di Indonesia sebagai strategi penguatan pendidikan Islam moderat dan pembangunan masyarakat yang damai, inklusif, serta sejahtera.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qaradawi, Y. (2021). Fiqh al-Wasatiyyah in Islam. Cairo: Dar al-Shuruq.

Appleby, R. S. (2021). The Ambivalence of the Sacred. Lanham: Rowman & Littlefield.

Ardhana, I. K. (2021). Sejarah dan harmoni sosial masyarakat Pegayaman. Jurnal Sejarah Indonesia, 5(2), 120-135.

Awadin, A. P., & Witro, D. (2023). Tafsir tematik moderasi Islam: Jalan menuju moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Bimas Islam, 16(1), 1-15.

BNPT. (2023). Strategi Nasional Pencegahan Radikalisme. Jakarta: BNPT RI.

BPS Buleleng. (2023). Kabupaten Buleleng dalam Angka 2023. Singaraja: BPS.

Bukhari, M., & Khairiyah, N. (2024). Analisis konsep moderasi beragama menurut pimpinan majelis lintas agama di Jakarta. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, 17(1), 1-12.

Dirjen Dikti. (2023). Panduan Pengabdian kepada Masyarakat. Jakarta: Kemendikbudristek.

Esposito, J. L., & Mogahed, D. (2021). Who Speaks for Islam?. New York: Gallup Press.

Fitriana, F., Nurlaili, N., Millah, C. U., & Nasution, E. M. (2024). Moderasi beragama di Indonesia: Konsep dasar dan pengaruhnya. Moderation: Journal of Religious Harmony, 1(1), 19-24.

Fuad, F., & Wijayati, M. E. (2024). Penerapan moderasi beragama di Indonesia: Harmonis dan inklusif. El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 10(2), 301-315.

Hasan, S., & Mustafa, A. (2023). New media dan penguatan moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Komunikasi, 17(2), 45-60.

Hidayat, T., & Anwar, K. (2022). Strategi pendidikan Islam dalam penguatan moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 101-115.

Horgan, J. (2021). The Psychology of Terrorism. London: Routledge.

Ismail, R., & Syarifuddin, M. (2021). Dakwah kultural dalam membangun harmoni sosial masyarakat multikultural. Jurnal Dakwah, 22(1), 55-70.

Kurniawan, A., & Latif, M. (2023). Peran kearifan lokal dalam penguatan moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora, 14(1), 88-102.

Lestari, D., & Wibowo, A. (2022). Pendidikan moderasi beragama berbasis multikultural. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 210-225.

Maulana, I., & Rahman, F. (2021). Integrasi nilai Islam dan budaya lokal dalam kehidupan masyarakat. Jurnal Studi Islam, 19(2), 133-148.

Mustolehudin, M., Muntakhib, A., Muawanah, S., & Wahyono, E. (2024). Transformasi nilai sosial-spiritual dalam membangun moderasi beragama di Indonesia. Harmoni, 23(1), 99-121.

Nasution, H., & Siregar, R. (2022). Moderasi beragama dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 29(1), 67-80.

Nisa, M. K., Yani, A., & Yunus, E. M. (2022). Moderasi beragama dalam tradisi agama dan implementasi di era digital. Jurnal Riset Agama, 1(3), 233-248.

Prasetyo, B., & Hadi, S. (2023). Penguatan kohesi sosial melalui moderasi beragama. Jurnal Sosiologi, 15(2), 120-135.

Putri, A., & Hakim, L. (2021). Peran pendidikan dalam membangun toleransi beragama. Jurnal Pendidikan Sosial, 18(1), 75-90.

Rahman, A., & Yusuf, M. (2022). Moderasi beragama sebagai strategi pencegahan radikalisme. Jurnal Keislaman, 10(2), 150-165.

Rengganis, B. S., et al. (2025). Supply Chain Manajemen Kopi Organik serta Potensi Pengorganisasian bagi Produsen Kecil. Agribios, 23(1), 97-105.

Samsuri, B., & Askar, A. (2024). Moderasi beragama dalam perspektif Islam dan Buddha. Jurnal Studi Agama, 7(2), 85-100.

Sari, N., & Dewi, R. (2023). Pemberdayaan ekonomi berbasis lokal dalam masyarakat desa. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 11(2), 200-215.

Setyaningsih, R., et al. (2025). Moderasi Beragama Sebagai Strategi Pencegahan Radikalisme di Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 6280-6284.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.

Suharto, K. M. (2024). Budaya dan Pilar Moderasi Beragama di Bali. Ngaji Budaya Kementerian Agama.

Sulton, S. (2023). Moderasi beragama: Konsep dan penerapannya di Indonesia. Perspektif, 12(3), 1054-1062.

Susanto, E., & Firmansyah, D. (2022). Kearifan lokal sebagai basis pembangunan sosial. Jurnal Pembangunan Sosial, 9(1), 44-60.

Syafi’i, A. R., & Biyanto, B. (2023). Moderasi beragama dalam perspektif sosiologi pengetahuan. Jurnal Ilmu Sosial, 12(2), 90-105.

Wahyuni, S., & Hidayah, N. (2021). Pendidikan karakter berbasis moderasi beragama. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145-160.

Wicaksono, T., & Nugroho, A. (2022). Peran ekonomi kreatif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(1), 60-75.

Yusuf, M., & Hamid, A. (2023). Integrasi dakwah dan budaya lokal dalam masyarakat plural. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 14(1), 30-45.

Zulkarnain, Z., & Harahap, M. (2021). Moderasi beragama dalam konteks kebangsaan Indonesia. Jurnal Studi Keislaman, 17(2), 99-115.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Surohman, A., Abidin, Z., Hulaifi, H., & Soedjiwo, N. A. F. (2026). Penguatan Pendidikan Islam Moderat Melalui Dakwah Kultural dan Pemberdayaan Ekonomi Kopi Organik: Pengabdian Mahasiswa Pascasarjana di Desa Pegayaman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(3), 972–980. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i3.4375

Issue

Section

Articles