Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pemanfaatan Bahan Lokal Menjadi Pupuk Organik Cair Bernilai Ekonomi

Authors

  • Wili Ardianto Universitas Tadulako, Indonesia
  • Zaenal Abidin Universitas Tadulako, Indonesia
  • Moh Arya Universitas Tadulako, Indonesia
  • Yudawan Arman Amsir Universitas Tadulako, Indonesia
  • Lala Nirmala A Ambado Universitas Tadulako, Indonesia
  • Lilis Dalmayanti Universitas Tadulako, Indonesia
  • Vidyanto Vidyanto Universitas Tadulako, Indonesia
  • Jamaluddin Jamaluddin Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4383

Keywords:

pemberdayaan petani, pupuk organik cair, bahan lokal, pertanian berkelanjutan, kelompok tani

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi oleh tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang menyebabkan meningkatnya biaya produksi serta berdampak pada penurunan kualitas tanah. Di sisi lain, masyarakat Desa Labuan Donggulu memiliki potensi bahan lokal seperti daun gamal yang belum dimanfaatkan secara optimal. ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani melalui pemanfaatan bahan lokal menjadi pupuk organik cair (POC) guna mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan petani dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelatihan, praktik pembuatan pupuk, evaluasi, hingga pengaplikasian pada tanaman. Bahan yang digunakan meliputi daun gamal, gula merah, air, dan aktivator mikroorganisme (M21). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mampu memahami dan mempraktikkan proses pembuatan pupuk organik cair secara mandiri. Penggunaan pupuk organik cair memberikan manfaat dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi biaya produksi, serta mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian kelompok tani dalam memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan demikian, program pemberdayaan ini berhasil mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amiroh, A., Istiqomah, I., & Sholekan, S. (2018). Aplikasi pupuk organik dan pupuk kimia terhadap produksi tanaman. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 6(2), 45–52.

Ariyanti, M., Soleh, M. A., & Maxiselly, Y. (2017). Pengaruh pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan tanaman. Jurnal Agrikultura, 28(1), 12–18.

Hartatik, W., Husnain, & Widowati, L. R. (2015). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Bogor: Balai Penelitian Tanah.

Hidayati, N. A., & Darmuki, A. (2019). Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk cair dalam meningkatkan kesuburan tanah. Jurnal Ilmu Pertanian, 24(2), 115–123.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2018). POCr: Pupuk Organik Curah. Jakarta: IAARD Press.

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAAO). (2017). Kondisi pangan dan pertanian 2017: Memanfaatkan sistem pangan untuk transformasi pedesaan yang inklusif. Roma: FAO.

Rahmawati, D., & Suryani, N. (2020). Pemberdayaan petani melalui pelatihan pupuk organik cair berbasis bahan lokal. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 15(2), 45–56.

Rogers, E. M. (2015). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Sapar, S., & Munarka, A. H. (2017). Pemberdayaan kelompok tani dalam pengelolaan usaha pertanian. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(1), 77–85.

Sari, N., & Widodo, T. (2020). Penggunaan pupuk kimia dalam perspektif pertanian berkelanjutan. Indonesian Journal of Environmental Education, 2(1), 30–39.

Sari, S. A., Prastowo, P., Kabeakan, F. Y., Hasibuan, H., & Nasution, L. M. (2024). Peningkatan pengetahuan petani jagung Pakpak Bharat dalam mengolah limbah pangkal jagung menjadi pupuk organik ramah lingkungan. Sarwahita, 21(3), 316–330.

Statistik, B. P. (2023). Pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Sutanto, R. (2016). Pertanian Organik: Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

World Bank. (2020). Farmers in Malawi, Mozambique and Zambia Adopt Agriculture Technologies to Improve Yield, Efficiency. Washington DC: World Bank.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Ardianto, W., Abidin, Z., Arya, M., Amsir, Y. A., Ambado, L. N. A., Dalmayanti, L., Vidyanto, V., & Jamaluddin, J. (2026). Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pemanfaatan Bahan Lokal Menjadi Pupuk Organik Cair Bernilai Ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(4), 1139–1146. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4383

Issue

Section

Articles