Edukasi Akupresur Sebagai Terapi Komplementer Untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Di Desa Jantiganggong Kabupaten Jombang

Authors

  • Sheila Aristawati Universitas Pesantren Darul Ulum, Indonesia
  • Zulfikar Asumta Universitas Pesantren Darul Ulum, Indonesia
  • Nasrudin Nasrudin Universitas Pesantren Darul Ulum, Indonesia
  • Ade Armada Sutedja Universitas Pesantren Darul Ulum, Indonesia
  • Achmad Zakaria Universitas Pesantren Darul Ulum, Indonesia
  • Herin Mawarti Universitas Pesantren Darul Ulum, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i3.4400

Keywords:

akupresur, Tumbuh kembang, Edukasi Kesehatan

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Namun, berbagai gangguan tumbuh kembang seperti keterlambatan bicara, gangguan motorik, dan gangguan konsentrasi masih banyak ditemukan dan belum tertangani secara optimal.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang anak melalui akupresur. Metode yang digunakan adalah edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung kepada ibu balita, kader posyandu, dan guru PAUD di Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan gangguan tumbuh kembang anak serta teknik akupresur pada titik-titik tertentu di area kepala seperti Yintang, Taiyang, Shenting, Baihui, dan Sishencong. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan teknik akupresur secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kapasitas masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggryni, D., et al. (2021). Impact of developmental disorders on children’s growth and future productivity. Jurnal Kebidanan, 13(2), 120–128.

Jena A, Montoya CA, Mullaney JA, Dilger RN, Young W, McNabb WC and Roy NC (2020) Gut-Brain Axis in the Early Postnatal Years of Life: A Developmental Perspective. Front. Integr. Neurosci. 14:44. doi: 10.3389/fnint.2020.00044

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Marbun, T., & Purnamasari, D. (2022). The relationship between acupressure therapy and health outcomes. International Journal of Health Sciences and Behavior, 4(1), 45–53.

Ramdaniati, A., Sitaresmi, M. N., Haryanti, F., & Iman, A. T. (2025). Acupressure intervention for children: A scoping review. Belitung Nursing Journal, 11(1), 1–10.

Sari, N., & Handayani, L. (2023). Parental knowledge regarding early detection of child development disorders. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 55–63.

Sherman, M., Zaghouani, H. & Niklas, V. Gut microbiota, the immune system, and diet influence the neonatal gut–brain axis. Pediatr Res 77, 127–135 (2015). https://doi.org/10.1038/pr.2014.161

Vaher, K., Bogaert, D., Richardson, H., & Boardman, J. P. (2022). Microbiome-gut-brain axis in brain development, cognition and behavior during infancy and early childhood. Developmental Review, 66, 101038.

World Health Organization. (2020). Improving early childhood development: WHO guideline. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2021). Nurturing care for early childhood development. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Aristawati, S., Asumta, Z., Nasrudin, N., Sutedja, A. A., Zakaria, A., & Mawarti, H. (2026). Edukasi Akupresur Sebagai Terapi Komplementer Untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Di Desa Jantiganggong Kabupaten Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(4), 1013–1019. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i3.4400

Issue

Section

Articles