Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kegiatan Pemeriksaan Mata Gratis di Negeri Latuhalat, Kota Ambon
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4435Keywords:
Gangguan Penglihatan, Kelainan Refraksi, Presbiopia, Pengabdian Masyarakat, Pemeriksaan MataAbstract
Gangguan penglihatan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pelayanan kesehatan mata. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan mata gratis dilakukan di Negeri Latuhalat, Kota Ambon, Provinsi Maluku pada 09 Mei 2026 sebagai upaya deteksi dini gangguan penglihatan. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif melalui anamnesis singkat, pemeriksaan tajam penglihatan menggunakan aplikasi Peek Acuity, dan pemeriksaan mata dasar oleh enam dokter muda bagian Mata Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura serta dua dokter PPDS spesialis mata. Sebanyak 153 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kelainan refraksi, meliputi miopia, hipermetropia, astigmatisme, dan presbiopia, merupakan gangguan mata yang paling banyak ditemukan. Selain itu, ditemukan pula beberapa kasus katarak, pterigium, dan dugaan glaukoma. Peserta yang hanya mengalami presbiopia diberikan kacamata baca sesuai kebutuhan koreksi dan usia pasien, sedangkan peserta dengan kelainan mata lain dianjurkan menjalani pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan mata berbasis komunitas berperan penting dalam mendeteksi dini gangguan mata serta membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata.
Downloads
References
Lee, S. Y., Gurnani, B., & Mesfin, F. B. (2024, Februari 27). Kebutaan. StatPearls Publishing.
Mahayani, N. M. W., Suastari, N. M. P., & Mahesuari, A. A. S. C. (2025). Bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata kepada masyarakat di Banjar Jagatamu, Desa Meliling, Kerambitan, Tabanan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Mahasaraswati Denpasar. J-Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(8), 1335–1340.
Martiningsih, W. R., Swasty, S., Novitasari, A., & Kurniati, I. D. (2022). Skrining dan pemeriksaan mata pada sivitas akademika dan warga di lingkungan Universitas Muhammadiyah Semarang. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 1–6.
Maulana, N., Meira, D., Nursanto, E. A., Dhifa, A. P. V., & Yulianti, N. C. (2024). Pelaksanaan screening mata gratis: Wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(4), 1–8.
Mulyani, E., Art, F., & Septadina, I. S. (2024). Penyebab gangguan penglihatan dan kebutaan pada anak. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 11(1), 39–47. https://doi.org/10.32539/jkk.v11i1.224
Said, G. R. M., Leutualy, V., & Tualeka, S. (2021). Karakteristik pasien penyakit mata di RSUD Masohi Maluku Tengah: Studi deskriptif. Moluccas Health Journal, 3(3), 72–78.
Silitonga, S. S., Simanullang, H., Girsang, J., Kaban, K. B., & Nababan, T. (2025). Edukasi dan pemeriksaan kesehatan mata “Glaukoma dan Katarak”. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 11403–11408.
Sriyanti, N., Rini, M., & Ratnaningsih, N. (2023). Karakteristik penderita kelainan refraksi dan presbiopia yang terjaring program pemeriksaan mata berbasis komunitas. Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia, 5(2), 1–8.
World Health Organization. (2026). Blindness and vision impairment. Retrieved May 23, 2026, from WHO Official Website
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suluh Priyosahubawa, Ariz Azza Aqilah, Nani Nurul Ain, Daniel Johosua Siegers, I Wayan Ardy Paribrajaka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












