Penginventarisasian Kosakata Bahasa Palembang Halus (Bebaso) sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Daerah di Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4442Keywords:
bahasa daerah, bebaso, upaya pelestarianAbstract
Bahasa daerah merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dilestarikan keberadaannya. Namun, perkembangan zaman menyebabkan penggunaan bahasa daerah mulai mengalami penurunan, terutama pada generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menginventarisasi kosakata Bahasa Palembang halus (bebaso) sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di Sumatera Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan memperoleh sejumlah kosakata Bahasa Palembang Halus (Bebaso) yang berkaitan dengan bagian rumah, alat rumah tangga, benda tradisional, dan panggilan keluarga. Hasil tersebut menunjukkan bahwa beberapa kosakata masih digunakan oleh masyarakat lanjut usia, tetapi mulai jarang dikenal oleh generasi muda. Oleh karena itu, penginventarisasian kosakata Bahasa Palembang halus dapat menjadi salah satu bentuk pelestarian bahasa daerah.
Downloads
References
Andina, E. (2023). Implementasi dan Tantangan Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Lampung. Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial, 14(1), 15. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v14i1.3859
Ervani, D. A., Hammami, R. H., & Safitri, R. N. (2025). Revitalisasi Bahasa Daerah Di Era Digital: Studi Kasus Penggunaan Bahasa Jawa Dalam Interaksi Komunikatif Pada Grup Whatsap Karawitan UIN Raden Mas Said Surakarta. International Conference on Cultures & Languages, 0(0), 614–643. https://conferences.uinsaid.ac.id/iccl/paper/view/783
Fauzi, A., & Santoso, B. (2026). Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa Daerah pada Generasi Z di Perkotaan: Studi Etnolinguistik di Kota Metropolitan. MUARA BAHASA : Jurnal Ilmiah Ilmu Bahasa & Komunikasi, 2(1), 59–69. https://doi.org/10.64365/murabah.v2i1.239
Ilma, Y. N., Nurianda, W., Spreckhelsen, T. Y. Y., Balqis, Q. M., Tantri, M. M. R., Fadilah, R., & Lubis, S. (2026). Persepsi Penerimaan Diri dan Keterikatan Sosial: Pergeseran Penggunaan Bahasa Daerah pada Generasi Z di Wilayah Aceh Tengah. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 2046–2057. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5852
Jama, K. B., Balukh, J. I., Tan, T. L., Fernandez, S., Olin, H., Ngandung, G., & Fernandez, R. B. (2025). Pelatihan Dokumentasi dan Penulisan Teks Bahasa Daerah: Upaya Pelestarian Bahasa Daerah Terancam Punah. BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.30822/berbakti.v3i1.3991
Munibi, A. Z., Amazeli, R. A., Iskandar, I., & Rafli, Z. (2026). Bahasa Minangkabau di Ambang Pergeseran: Kajian Sistematis Terhadap Ancaman Kepunahan dan Strategi Revitalisasi. Jurnal Paris Langkis, 7(1), 1–27. https://doi.org/10.37304/parislangkis.v7i1.24769
Rahima, A. (2024). Revitalisasi Bahasa Daerah Hampir Punah Sebagai Dokumentasi Bahasa. Pengabdian Deli Sumatera, 3(2), 51–56. https://journal.unds.ac.id/index.php/pds/article/view/370
Sagita, E. M., Penangsang, P. A. A., Hayati, R., & Saputro, P. W. (2026). Peran Bahasa Daerah Dalam Pembentukan Identitas Budaya Indonesia: Perspektif Sosiolinguistik. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(3), 1094–1102. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2524
Sembiring, R. P. B., & Lestari, F. A. (2024). Revitalisasi Bahasa Daerah Dalam Era Globalisasi Antara Pelestarian Dan Modernisasi. Basaya: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Budaya, 1(1), 24–29. https://jurnal.inovasipendidikankreatif.com/index.php/BASAYA/article/view/46
Suhendra, S. (2023). Analisis Wacana Pemberitaan Pada Kompas.Id Tentang Merevitalisasi Bahasa Daerah Sumatera Selatan. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 4(1), 36–47. https://doi.org/10.54895/jkb.v4i1.2012
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Agustian, Ayu Puspita Indah Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












