Peningkatan Pengetahuan Coping Stress Melalui Penyuluhan pada Anak Binaan di LPKA Kelas I

Authors

  • Maria M Dwi Wahyuni Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Angelina Kathlen Susanto Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Juniadi Akdiat Pe Logo Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Marshanda Ananda Pandie Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Melania Alpiani Derang Pehan Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Santaliana Pakae Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Yurihany S J Ndolu Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4443

Keywords:

Coping Stress, Penyuluhan Kesehatan, Anak Binaan

Abstract

Anak binaan di lembaga pemasyarakatan rentan mengalami stres akibat kehilangan kebebasan, keterbatasan aktivitas, dan minimnya interaksi sosial dengan keluarga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan psikologis adalah melalui edukasi mengenai coping stress. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anak binaan mengenai stres dan strategi coping stress yang positif di LPKA Kelas I. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dengan melibatkan 35 anak binaan. Metode yang digunakan meliputi pemberian pretest, penyuluhan coping stress menggunakan media presentasi dan diskusi interaktif, serta posttest sebagai evaluasi pemahaman peserta. Materi yang diberikan mencakup pengertian stres, tanda dan gejala stres, dampak stres, serta strategi coping stress yang adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 83,86 sebelum penyuluhan menjadi 87,57 setelah penyuluhan. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang baik selama sesi diskusi dan mampu menjelaskan kembali cara-cara positif dalam mengelola stres. Kegiatan penyuluhan coping stress dapat menjadi salah satu bentuk edukasi kesehatan mental yang bermanfaat bagi anak binaan dalam menghadapi tekanan selama menjalani masa pembinaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfathi, B. R. (2025). Tingkat Stress Publik Indonesia Ada di Urutan Ke-7 Se-ASEAN. GoodStats

Beaudry, G., Yu, R., Långström, N., & Fazel, S. (2021). An updated systematic review and meta-regression analysis: Mental disorders among adolescents in juvenile detention and correctional facilities. Journal of the American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, 60(1), 46–60. https://doi.org/10.1016/j.jaac.2020.01.015

Dewi, A. D., & Purwandari, E. (2024). Keharmonisan keluarga, integrasi sosial, lokus kendali, dan kesejahteraan psikologis anak yang berhadapan dengan hukum. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 17(1), 90–102. https://doi.org/10.24156/jikk.2024.17.1.90

Gupta, S., & Sagar, R. (2020). Juvenile justice system, juvenile mental health, and the role of MHPs: Challenges and opportunities. Indian Journal of Psychological Medicine, 42(3), 304–310. https://doi.org/10.4103/IJPSYM.IJPSYM_82_20

Kesuma, D. D. (2016). Stress dan strategi coping pada anak pidana. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(3), 391–398. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i3.4099

Khotimah, K., & Kusdarini, E. (2024). Pelaksanaan pembinaan anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas 1 Palembang. Hukum Responsif, 15(1), 164–174. https://doi.org/10.33603/responsif.v15i1.8918

Komara, N. S., & Irawaty, E. (2024). Penggunaan strategi coping stress pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara. Tarumanagara Medical Journal, 6(2), 299–305. https://doi.org/10.24912/tmj.v6i2.33358

Kusuma, G. E. D., Pratama, A. A., & Pratama, A. A. (2025). Pengaruh terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk mengurangi stres pada mahasiswa Jurusan Keperawatan STIKes Buleleng dalam menghadapi beban SKS. Bali Health Published Journal, 7(1), 15–26. https://doi.org/10.47859/bhpj.v7i1.612

Kusuma, I. R., & Purwati, M. (2025). Keluarga Berencana Upaya Pencegahan Stunting Melalui Perencanaan Keluarga Masa Pra Konsepsi. Nuansa Fajar Cemerlang.

Livanou, M., Furtado, V., Winsper, C., Silvester, A., & Singh, S. P. (2019). Prevalence of mental disorders and symptoms among incarcerated youth: A meta-analysis of 30 studies. International Journal of Forensic Mental Health, 18(4), 400–414. https://doi.org/10.1080/14999013.2019.1619636

Maharani, M. S., & Mustikasari. (2021). Stress levels and high school adolescents coping mechanism during the COVID-19 pandemic. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 9(3), 240–247. https://doi.org/10.24198/jkp.v9i3.1678

Murie, M., Marr, C., Kasinathan, J., Lloyd, T., & Dean, K. (2026). The mental health of young people entering custody: A systematic review and meta-analysis. Child & Youth Care Forum, 55, 21–49. https://doi.org/10.1007/s10566-025-09878-0

Özkan, E., & Altuntaş, O. (2024). Effects of online coping skills training on stress, anxiety and social problem solving in young people: A randomised controlled study. International Journal of Social Psychiatry, 70(5), 888–898. https://doi.org/10.1177/00207640241239539

Öztürk, Ö., & Ocakçı, A. F. (2017). The effect of stress management training program on stress coping styles among the adolescents in prison in Turkey. Stress and Health, 33(3), 278–287. https://doi.org/10.1002/smi.2707

Sanjiwani, A. A. S., Kurniawan, A., & Budisetyani, I. G. A. P. W. (2020). Pelatihan strategi koping pada narapidana remaja di lembaga pemasyarakatan. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(1). https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i1.22275

Sofyan, D. S. A., Prayudha, J. B. E., & Lestari, R. (2022). Coping Stress Pada Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Surakarta. Jurnal Sudut Pandang (JSP), 2(12), 147–159. https://doi.org/https://doi.org/10.55314/jsp.v2i12

Suryani, D. E., Habeahan, M. R., Purba, I. A. R., & Siagian, J. R. (2024). Peran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tanjung Gusta Medan dalam memberikan pembinaan anak pelaku tindak pidana. Syntax Idea, 6(1), 114–122. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i1.2888

Taslim, V. H., & Dabi Dabi, S. A. (2026). Efektivitas psikoedukasi dan pelatihan manajemen stres dalam meningkatkan coping stres anak binaan di LPKA Kelas II Ternate. Katalis: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(1), 37–43. https://doi.org/10.63288/jipm.v2i1.20

Vogelaar, S., Miers, A. C., Saab, N., Dusseldorp, E., van Loon, A. W. G., Creemers, H. E., Asscher, J. J., & Westenberg, P. M. (2024). Teaching adolescents about stress using a universal school-based psychoeducation program: A cluster randomised controlled trial. School Mental Health, 16(2), 467–482. https://doi.org/10.1007/s12310-024-09651-z

Wahanisa, R., Prihastuty, R., Nuzulia, S., Pratiwi, P. C., Rahmawati, D. A., Al Fikry, A. H., Rohmawati, S., Cahyani, A. P. R., & Al Jazuli, Q. (2023). Mental health psychoeducation for female prisoners: Promoting justice and better treatment (Study of Women’s Correctional Institution Class IIA Semarang). Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia, 6(2), 181–219. https://doi.org/10.15294/jphi.v6i2.71193

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

Wahyuni , M. M. D., Susanto, A. K., Logo, J. A. P., Pandie, M. A., Pehan, M. A. D., Pakae, S., & Ndolu, Y. S. J. (2026). Peningkatan Pengetahuan Coping Stress Melalui Penyuluhan pada Anak Binaan di LPKA Kelas I . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(7), 3294–3298. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4443

Issue

Section

Articles