Implementasi Edukasi Fisioterapi sebagai Upaya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Klojen Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4445Keywords:
Tumbuh Kembang Anak, Denver Developmental Screening Test, Fisioterapi, Posyandu, EdukasiAbstract
Tumbuh kembang anak merupakan proses kesinambungan yang mencakup aspek motorik, kognitif, Bahasa, dan social emosional yang sangat dipengaruhi oleh stimulasi dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai tumbuh kembang anak melalui edukasi fisioterapi serta deteksi dini menggunakan Denver Developmental Screening Test II (DDST II). Metode yang digunakan adalah edukasi mengenai tumbuh kembang anak yang berfokus pada motorik kasar, motorik halus, serta kemampuan bicara dan Bahasa. Selain itu materi juga mencakup ciri keterlambatan tumbuh kembang, faktor penyebab, serta penanganan fisioterapi yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 7 April 2026 di, wilayah Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Penilaian dilakukan menggunakan Denver Developmental Screening Test II (DDST). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki perkembangan yang baik, namun ditemukan 8 anak dengan status suspect keterlambatan perkembangan terutama pada aspek bicara dan bahasa. Edukasi yang diberikan berfokus pada stimulasi motorik kasar, motorik halus, serta stimulasi bicara dan bahasa yang dapat dilakukan di rumah oleh orang tua. Intervensi edukasi fisioterapi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya deteksi dini dan stimulasi rutin terhadap perkembangan anak.
Downloads
References
American Academy of Pediatrics. (2020). Media and young minds: Early childhood screen use and developmental considerations. Pediatrics, 145(6), e2021051482.
Anggraini, D., & Putri, N. (2021). Hubungan stimulasi sosial dengan perkembangan personal sosial anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Anak, 7(2), 85–92.
Febrina, R., & Yuliana, D. (2022). Early childhood developmental screening through Denver II in primary health care settings. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 8(1), 34–42.
Handayani, R., Utami, F. S., & Kurniawati, D. (2023). Pengetahuan orang tua tentang milestone perkembangan anak usia prasekolah di layanan posyandu. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 8(1), 45–53.
Hapsari, A. N., Dewanti, R., & Sari, M. (2023). Family communication patterns and speech-language development in toddlers. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1450–1462.
Jeong, J., Franchett, E. E., Ramos de Oliveira, C. V., Rehmani, K., & Yousafzai, A. K. (2021). Parenting interventions to promote early child development in the first three years of life: A global systematic review. PLoS Medicine, 18(5), e1003602. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1003602
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawati, L., Sari, M., & Hidayat, T. (2022). Pengaruh permainan edukatif terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 55–63.
Lestari, D., Putri, A., & Nugroho, H. (2023). Hubungan stimulasi orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 8(1), 45–52.
McArthur, B. A., Browne, D., McDonald, S., Tough, S., & Madigan, S. (2022). Child and adolescent screen time and developmental outcomes: A systematic review. JAMA Pediatrics, 176(3), 245–256. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2021.6386
Nurhasanah, E., Lestari, P., & Dewi, S. K. (2022). Efektivitas program posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang balita berbasis komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 112–120.
Nurhidayah, I., Sari, D. P., & Rahman, T. (2021). Early detection of child development using Denver Developmental Screening Test II in community health services. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 7(2), 85–92.
Pratiwi, A. R., Lestari, W., & Purnamasari, D. (2020). Stimulasi motorik kasar pada anak usia dini untuk meningkatkan perkembangan gerak dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 913–922.
Pratiwi, D., Sari, N., & Wulandari, R. (2020). Stimulasi aktivitas fisik terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 8(2), 77–84.
Pratiwi, N. L., & Fitriani, A. (2022). Hubungan penggunaan gadget dengan keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3201–3210.
Pratiwi, R., & Handayani, S. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap keterlambatan bicara pada anak usia dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 101–108.
Putri, M. A., Kurniasih, E., & Ramadhani, S. (2024). Language developmental delay and school readiness among preschool children: Early detection implications. Indonesian Journal of Child Health, 6(1), 21–30.
Rahmawati, A., Kurniawati, D., & Hasanah, U. (2021). Hubungan penggunaan gadget dengan keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak, 9(1), 45–53.
Rahmawati, I., Susanti, D., & Maharani, N. (2023). Pengaruh edukasi stimulasi tumbuh kembang terhadap pengetahuan ibu balita di posyandu. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 55–64.
Rahmawati, N., Sari, M., & Utami, L. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan bahasa anak usia prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(3), 210–218.
Ramadhani, F., & Fitriani, A. (2021). Pengaruh permainan aktif terhadap perkembangan motorik kasar anak prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(3), 150–158.
Sari, P., Wulandari, D., & Fitriani, R. (2020). Gambaran perkembangan anak usia prasekolah menggunakan Denver Developmental Screening Test II. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak, 12(1), 33–40.
Suryana, A., Rahmah, N., & Lestari, P. (2022). Faktor yang memengaruhi perkembangan personal sosial anak usia prasekolah. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 11(3), 120–128.
Suryana, D., Fatmawati, L., & Amelia, R. (2022). Peran stimulasi orang tua terhadap perkembangan personal sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 33–41.
Suryani, E., Wahyuni, S., & Kusumawardani, L. (2021). Faktor yang berhubungan dengan keterlambatan deteksi dini tumbuh kembang balita oleh orang tua. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 15(2), 87–95.
UNICEF. (2023). Early childhood development and nurturing care framework implementation report. United Nations Children's Fund.
Utami, N. P., & Handayani, S. (2023). Aktivitas bermain edukatif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia toddler. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 22–30.
Utami, R., & Handayani,S. (2023). Efektivitas permainan sensorik terhadap peningkatan motorik halus anak usia dini. Jurnal Tumbuh Kembang Anak, 9(1), 40–48.
Wijayanti, E., & Kusumawardani, R. (2022). Dampak keterlambatan bahasa terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(2), 88–96.
Wijayanti, R., & Kusumawardani, N. (2022). Early speech delay and language development problems in preschool children: A developmental screening perspective. Indonesian Journal of Pediatric Health, 4(3), 101–109.
World Health Organization. (2020). Improving early childhood development: WHO guideline. World Health Organization.
Wulandari, A. R., Hidayati, N., & Puspitasari, D. (2021). Penggunaan Denver Developmental Screening Test II sebagai alat deteksi dini perkembangan anak di pelayanan kesehatan primer. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak Indonesia, 5(3), 101–109.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Regita Maulida, Nikmatur Rosidah, Siwat Matro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












