Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Siswa Sekolah Dasar sebagai Upaya Mempersiapkan Generasi Bonus Demografi
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4484Keywords:
Kesehatan Reproduksi, Pubertas, Bonus DemografiAbstract
Kesehatan reproduksi remaja merupakan komponen penting dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi era bonus demografi Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa kelas 6 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Albina Kota Ternate dalam menghadapi masa pubertas serta menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan diskusi kelompok berbantuan media poster, disertai evaluasi proses melalui observasi partisipatif dan dokumentasi kegiatan. [1] Hasil kegiatan menunjukkan keterlaksanaan seluruh sesi secara optimal dengan tingkat partisipasi aktif yang tinggi. Peserta perempuan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan lebih aktif dalam bertanya serta mengeksplorasi pengalaman pribadi, sebagian besar di antaranya telah memasuki fase pubertas. Sementara itu, peserta laki-laki cenderung lebih pasif, karena hanya 1–2 orang yang telah mengalami pubertas sehingga topik ini belum sepenuhnya relevan bagi mereka. Kegiatan ini berkontribusi sebagai langkah preventif terhadap risiko kehamilan remaja dan mendukung pembentukan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Downloads
References
Anggariyanti, S. (2025). Edukasi kesehatan reproduksi pada remaja: Literatur review. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 4(3), 312–319.
Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469–480.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2012). Pedoman Program Generasi Berencana (GenRe). Jakarta: BKKBN.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi DIY. (2024). Optimalisasi bonus demografi dan peningkatan SDM menuju Indonesia Emas 2045. Yogyakarta: BKKBN DIY.
Badan Pusat Statistik. (2021). Hasil Sensus Penduduk 2020. Jakarta: BPS.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). Chicago: The University of Chicago Press.
Herawati. (2021). Pemberian edukasi seksual dan pubertas pada remaja: Literature review. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 12(1).
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Bappenas.
Kementerian PPN/Bappenas. (2024). Visi Indonesia Emas 2045. Jakarta: Bappenas.
Ndoen, E. M., Nayoan, C. R., Limbu, R., Toy, S. M., & Geghi, C. W. D. (2025). Literasi kesehatan reproduksi remaja sekolah dasar di daerah semi pedesaan Kota Kupang, NTT. E-DIMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 16(1), 16–26.
Noer, K. U., Kusmawati, A., & Nurfadhilah. (2024). Do not ask, do not tell: The dark path of sexual and reproductive health education in Indonesia. Multidisciplinary Science Journal, 7(6), 2025311. https://doi.org/10.31893/multiscience.2025311
Purwanti, D. A., & Agfiany, S. R. (2024). Penggunaan media poster terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja di Kecamatan Pengkadan. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 2(5), 91–98. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v2i5.1026
Rahayu, N. E., Qolbiah, K. A., Aulia FJ, S. R., & Kurniawan, H. (2026). Peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi dan pubertas pada siswa SMP Negeri 11 Samarinda melalui edukasi interaktif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 1393–1400. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.8015
Rahma, A., Rahman, F., Arifin, S., Anggraini, L., Minasari, M., Raisya, R., ... & Cahyani, S. (2025). Peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja melalui edukasi interaktif di SMAN 5 Banjarbaru. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 114–122. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.432
Saputro, A. A. N. P., Chaerunisa, R., Haya, N. D., Pardede, P. I., Anilah, N. G., & Hendriyani, M. E. (2023). Edukasi persiapan pubertas ditinjau dari perspektif biologi dan agama Islam pada siswa kelas 6 SDN Serang 05. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 7(1), 42–50. https://doi.org/10.21831/jpmmp.v7i1.51939
Wahyuningsih, S., et al. (2022). Medical perspective of reproductive health education in Indonesian schoolbooks. Frontiers in Public Health, 10, 943429. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.943429
Widiyastuti, D., Nurcahyani, L., & Sriyatin. (2024). Upaya peningkatan pengetahuan siswa SD tentang kesehatan reproduksi remaja melalui duta remaja sebagai pendidik teman sebaya di SDN Pamitran Kota Cirebon. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 234–240.
World Health Organization. (2020). Adolescent sexual & reproductive health. Geneva: WHO.
Yusuf, R. N., Niken, N., & Fransisca, D. (2020). Pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja wanita. Jurnal Abdimas Saintika, 2(2), 121–123. https://doi.org/10.30633/jas.v2i2.853
Zayani, N., Zaunit, M. M., Alpices, Dahlan, A., Mesra, S., & Selsi, D. E. (2025). Kenali tubuhmu: Program edukasi pubertas dan kebersihan diri untuk siswa SD. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 2234–2241.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mitha Safira Nurmaulid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












