Edukasi Penggunaan Sistem Pencatatan Digital dan Glucometer Dalam Pemantauan Kadar Glukosa Darah pada Siswa Kelas XII YPI Amir Hamzah Medan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4487Keywords:
Glucometer, Sistem Pencatatan Digital, Monitoring Glukosa DarahAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai diabetes melitus, penggunaan glucometer sebagai alat monitoring kadar glukosa darah, serta pemanfaatan sistem pencatatan digital berbasis website dalam monitoring data kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada siswa Kelas XII YPI Amir Hamzah Medan dengan jumlah peserta sebanyak 25 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan demonstratif melalui penyuluhan kesehatan, demonstrasi penggunaan glucometer, pelatihan penggunaan sistem pencatatan digital, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh aspek yang diukur. Nilai rata-rata pengetahuan mengenai diabetes melitus dan monitoring glukosa darah meningkat dari 58,4 menjadi 86,8, penggunaan glucometer meningkat dari 54,8 menjadi 84,0, sedangkan sistem pencatatan digital meningkat dari 49,6 menjadi 88,0. Implementasi sistem pencatatan digital berbasis website membantu peserta memahami proses input, penyimpanan, dan monitoring data kesehatan secara elektronik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi elektromedis dan sistem informasi dapat menjadi media edukasi inovatif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan literasi digital siswa.
Downloads
References
American Diabetes Association. (2024). Standards of Care in Diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl.1), S1–S350.
International Diabetes Federation. (2024). IDF Diabetes Atlas (11th ed.). Brussels: International Diabetes Federation. Diakses dari: https://idf.org/aboutdiabetes/diabetes-facts-figures/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Strategi Transformasi Digital Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mulyadi, M. (2011). Pengabdian kuantitatif dan kualitatif serta pemikiran dasar menggabungkannya Mohammad Mulyadi. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 15(1), 127–138.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
World Health Organization. (2021). Global Strategy on Digital Health 2020–2025. Geneva: World Health Organization. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789240020924
World Health Organization. (2025). Diabetes. Geneva: World Health Organization. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
World Health Organization. (2025). Digital Health. Geneva: World Health Organization. Diakses dari: https://www.who.int/health-topics/digital-health
Yusuf, S., & Sugandhi, N. (2020). Literasi Kesehatan dalam Dunia Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fathree Halawa, Sri Ulina, Muhammad Madarilsya, Winda Irawati Zebua

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












