Edukasi Kesiapsiagaan Bencana sebagai Upaya Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Desa Sibongbong
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4548Keywords:
Kesiapsiagaan Bencana, Edukasi Masyarakat, Pengurangan Risiko BencanaAbstract
Kesiapsiagaan bencana merupakan upaya penting dalam mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga Desa Sibongbong mengenai kesiapsiagaan bencana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan edukatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi, dan praktik langsung evakuasi mandiri. Materi yang diberikan mencakup pengertian bencana, jenis-jenis bencana, tanda-tanda terjadinya bencana, penyusunan tas siaga bencana, serta langkah-langkah evakuasi yang aman dan benar. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, kemampuan menjawab pertanyaan, dan praktik simulasi evakuasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran warga mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana. Peserta mampu mengenali potensi bencana, menyebutkan langkah penyelamatan diri, menyiapkan perlengkapan siaga, serta mengikuti simulasi evakuasi dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana dan mendukung terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Downloads
References
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2015). Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Jakarta: BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2017). Buku Pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana. Jakarta: BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2018). Buku Panduan Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana. Jakarta: BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2023). Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2023. Jakarta: BNPB.
Coppola, D. P. (2021). Introduction to International Disaster Management. Oxford: Butterworth-Heinemann.
International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC). (2021). Community-Based Disaster Risk Reduction Guidelines.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2017). Pedoman Pengurangan Risiko Bencana di Tingkat Desa. Jakarta: Kementerian Desa PDTT.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Syarifuddin, A., & Kamil, A. (2020). Model edukasi kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat di wilayah rawan bencana alam. Jurnal Pengurangan Risiko Bencana, 7(1), 23-34.
United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030. United Nations Office for Disaster Risk Reduction.
Widiyanto, E., & Utomo, S. (2019). Pemberdayaan masyarakat desa dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 7(2), 145-158.
World Health Organization (WHO). (2019). Disaster Risk Reduction for Health: Community-based Approaches. Geneva: WHO Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elpi Suarni Panjaitan, Feby Deanv, Addarul Farid Mahd, Intan Seftiannur, Rabiah Rabiah, Nur Hanifah Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













