Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Komunitas dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Preeklampsia

Authors

  • Nadya Nida Ahsani Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4570

Keywords:

Pendidikan Kesehatan Masyarakat, Preeklampsia, Ibu Hamil

Abstract

Preeklampsia tetap menjadi salah satu komplikasi kehamilan utama yang berkontribusi terhadap angka morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan di kalangan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya dan pencegahan preeklampsia dapat menyebabkan keterlambatan dalam deteksi dini dan penanganan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai preeklampsia setelah mengikuti pendidikan kesehatan masyarakat. Pengabdian ini menggunakan  pendekatan pre-test-post-test satu kelompok. Sebanyak 15 ibu hamil berpartisipasi dalam program pendidikan kesehatan masyarakat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang berkaitan dengan definisi, penyebab, dan penanganan preeklampsia. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan setelah intervensi pendidikan. Skor pre-test rata-rata meningkat dari 1,47 menjadi 5,00 pada post-test. Pendidikan kesehatan masyarakat efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai preeklampsia dan dapat mendukung layanan kesehatan ibu yang bersifat promotif dan preventif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American College of Obstetricians and Gynecologists. (2020). Gestational Hypertension and Preeclampsia: ACOG Practice Bulletin No. 222. Obstetrics & Gynecology, 135(6), e237–e260.

Azizah, N., Handayani, S., & Putri, R. (2022). Factors associated with the incidence of preeclampsia among pregnant women. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 85–93.

Gholami, M., Mirhaghjou, N., & Hassanpour, S. (2022). Educational interventions to improve pregnant women’s knowledge regarding hypertensive disorders of pregnancy: A systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 412.

Indonesian Demographic and Health Survey. (2020). Indonesia Demographic and Health Survey 2020. Jakarta: BPS, BKKBN, Ministry of Health, and ICF International.

Indrawati, D., Rahmawati, L., & Sari, M. (2023). The effectiveness of health education using leaflet and PowerPoint media on pregnant women’s knowledge regarding preeclampsia. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 44–51.

Ministry of Health of the Republic of Indonesia. (2018). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Ministry of Health of the Republic of Indonesia.

Novyanti, E. (2022). Pregnant women’s knowledge regarding danger signs of pregnancy and preeclampsia prevention. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 210–216.

Prawirohardjo, S. (2019). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Rangkuti, N., Harahap, D., & Lubis, R. (2023). The effect of health counseling on pregnant women’s knowledge regarding preeclampsia. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 14(2), 120–127.

Sari, D., Wulandari, F., & Pratiwi, A. (2023). Risk factors and prevention behavior of preeclampsia among pregnant women. Jurnal Maternal dan Neonatal, 11(1), 15–24.

Syamsiah, R., Fitriani, N., & Lestari, P. (2025). The effectiveness of maternal health education in improving knowledge of preeclampsia among pregnant women. Indonesian Journal of Maternal Health, 7(1), 33–40.

World Health Organization. (2020). Trends in maternal mortality 2000 to 2020. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Ahsani, N. N. (2026). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Komunitas dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Preeklampsia . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(4), 1634–1641. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4570

Issue

Section

Articles