Psikoedukasi: Strategi Coping Stress dalam Membentuk Resiliensi Akademik Mahasiswa di Kecamatan Ngaliyan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4590Keywords:
Koping Stres, Psikoedukasi, Resiliensi AkademikAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mengenai strategi coping stress sebagai upaya preventif dalam membentuk resiliensi akademik pada mahasiswa yang sedang menghadapi tekanan akademik menjelang Ujian Akhir Semester (UAS). Metode yang digunakan adalah kualitatif evaluatif dengan melibatkan lima mahasiswa sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur pada tahap sebelum (pre-interview) dan sesudah (post-interview) intervensi untuk mengevaluasi perubahan persepsi mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa psikoedukasi secara signifikan efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai strategi coping yang adaptif. Seluruh subjek mengalami perubahan pola pikir, dari yang sebelumnya cenderung menggunakan avoidance coping (seperti penundaan tugas) menjadi kombinasi antara emotional focused coping untuk menenangkan diri dan problem focused coping untuk menyelesaikan akar permasalahan. Temuan ini membuktikan bahwa intervensi psikoedukasi berperan krusial dalam memperkuat resiliensi akademik mahasiswa dalam menghadapi tuntutan kehidupan kampus.
Downloads
References
Akbar, M. D., & Hayati, E. N. (2023). Hubungan antara emotional focused coping dan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa magister psikologi di Yogyakarta. Jurnal Psikologi, 9(2), 257-266.
Carina, M., Rikumahu, E., Nugraheni, M., & Rahayu, M. (2022). Resiliensi akademik pada mahasiswa: Bagaimana kaitannya dengan optimisme selama masa pembelajaran daring? Jurnal Psikologi, 10(3), 575-584.
Fariz, M. A., Nurhaliza, S., & Putri, R. A. (2025). Strategi coping stress pada mahasiswa semester akhir: Studi kasus kualitatif Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Psikologi Indonesia, 11(1), 45-60.
Folkman, S., & Lazarus, R. S. (1988). Coping as a mediator of emotion. Journal of Personality and Social Psychology, 54(3), 466-475.
Kumalasari, D., Wijianti, A., & Purwaningtyas, F. D. (2020). Analisis faktor adaptasi instrumen resiliensi akademik versi Indonesia: Pendekatan eksploratori. Jurnal Psikologi, 9(2), 84-95.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American Psychologist, 56(3), 227-238.
Richardson, G. E. (2002). The metatheory of resilience and resiliency. Journal of Clinical Psychology, 58(3), 307-321.
Sabrina, B., & Saniskoro, R. (2017). Peranan penyesuaian diri di perguruan tinggi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di Jakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 95-106.
Saniskoro, R., & Akmal, S. Z. (2020). Penyesuaian diri di perguruan tinggi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di Jakarta. Jurnal Psikologi, 8(2), 120-132.
Wijianti, A., & Purwaningtyas, F. D. (2021). Coping stress dan resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi, 1(2), 11-17.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Wulandari, Shevaryanto Ramadhan, Rahma Widiani, Dinda Dwi Khoirunnisa, Nayla Asmal Mazaya, Dewi khurun Aini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












