Edukasi Kesadaran Kritis Masyarakat dalam Mengenali dan Menyikapi Informasi Hoax di Ruang Digital

Authors

  • Arif Nur Alfiyan Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Andi Khaedhir Kamri Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Boi Herman Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Gjosphink Putra Umar Sakka Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Muhammad Arfan Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Budi Wijaya Rauf Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Wira Yudha Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4593

Keywords:

literasi digital, informasi hoaks, kesadaran kritis

Abstract

Perkembangan media digital memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh dan membagikan informasi, tetapi pada saat yang sama meningkatkan risiko penerimaan serta penyebaran informasi hoax. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun kesadaran kritis masyarakat dalam mengenali ciri informasi yang meragukan dan menentukan sikap yang bertanggung jawab sebelum meneruskannya kepada orang lain. Metode yang digunakan berupa edukasi tatap muka melalui ceramah interaktif, penyampaian contoh kasus, diskusi, tanya jawab, dan refleksi secara lisan. Materi mencakup pengertian hoax, karakteristik pesan yang patut dicurigai, pemeriksaan sumber, konteks dan waktu publikasi, perbandingan informasi, serta etika menyikapi pesan yang belum terverifikasi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif berdasarkan keterlibatan peserta, pertanyaan yang diajukan, dan tanggapan pada sesi refleksi. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif dapat membantu peserta memahami pentingnya menahan diri, memeriksa sumber, dan tidak segera membagikan pesan yang kebenarannya belum dipastikan. Edukasi ini menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan bermedia digital yang lebih kritis, hati-hati, dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, A. D., Fitri, S. A., & Muchtar, K. (2024). Model komunikasi literasi digital dalam mengatasi ujaran kebencian di media sosial. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 439–464. https://doi.org/10.14710/interaksi.13.2.439-464

Dewi, P. A. C. (2022). Edukasi literasi digital dan tantangan menjadi masyarakat digital di Banjar Baturiti Tengah. JIIP–Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(8), 2786–2790. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i8.754

Fathan, F., & Pratiwi, R. Z. (2020). Pelatihan penggunaan Hoax Buster Tools pada anggota Karang Taruna dan PKK di Sukoharjo. Transformatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 119–136. https://doi.org/10.22515/tranformatif.v1i2.2994

Ilahi, H. N. (2018). Women and hoax news processing on WhatsApp. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(2), 98–111. https://doi.org/10.22146/jsp.31865

Juditha, C. (2019). Literasi informasi melawan hoax bidang kesehatan di komunitas online. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(1), 77–90. https://doi.org/10.24002/jik.v16i1.1857

Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2017). Peta gerakan literasi digital di Indonesia: Studi tentang pelaku, ragam kegiatan, kelompok sasaran dan mitra yang dilakukan oleh JAPELIDI. Informasi, 47(2), 149–166. https://doi.org/10.21831/informasi.v47i2.16079

Kusumastuti, R. D., Kuswanti, A., Maryam, S., & Kusuma, A. S. (2023). Pelatihan literasi digital untuk masyarakat desa di Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 6(1), 102-107. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v6i1.2456

Limilia, P., & Aristi, N. (2019). Literasi media dan digital di Indonesia: Sebuah tinjauan sistematis. KOMUNIKATIF: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 8(2), 205–222. https://doi.org/10.33508/jk.v8i2.2199

Monggilo, Z. M. Z. (2020). Analisis konten kualitatif hoax dan literasi digital dalam @komikfunday. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 1–18. https://doi.org/10.14710/interaksi.9.1.1-18

Rachmawati, T. S., & Agustine, M. (2021). Keterampilan literasi informasi sebagai upaya pencegahan hoax mengenai informasi kesehatan di media sosial. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 9(1), 99–114. https://doi.org/10.24198/jkip.v9i1.28650

Rahadi, D. R. (2017). Perilaku pengguna dan informasi hoax di media sosial. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 5(1), 58–70. https://doi.org/10.26905/jmdk.v5i1.1342

Rianto, P. (2019). Literasi digital dan etika media sosial di era post-truth. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 24–35. https://doi.org/10.14710/interaksi.8.2.24-35

Tsaniyah, N., & Juliana, K. A. (2019). Literasi digital sebagai upaya menangkal hoax di era disrupsi. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(1), 121–140. https://doi.org/10.22515/balagh.v4i1.1555

Wirasti, M. K., & Wahyono, S. B. (2024). Studi resepsi khalayak terhadap disinformasi pandemi Covid-19 pada media sosial di Yogyakarta. Jurnal Komunikasi, 19(1), 23–46. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol19.iss1.art2

Yulianto, K. I., & Riyantie, M. (2025). Sosialisasi penguatan literasi digital bagi pelajar untuk menangkal hoax dan provokasi di media sosial. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 454–460. https://doi.org/10.59431/ajad.v5i3.629

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Alfiyan, A. N., Kamri, A. K., Herman, B., Sakka, G. P. U., Arfan, M., Rauf, B. W., & Yudha, W. (2026). Edukasi Kesadaran Kritis Masyarakat dalam Mengenali dan Menyikapi Informasi Hoax di Ruang Digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(4), 1593–1600. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4593

Issue

Section

Articles