Implementasi Kegiatan Pentas Seni dalam Mengembangkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa di SDN Gedangsewu 1
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4615Keywords:
pentas seni, kreativitas, kepercayaan diriAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa melalui pentas seni di SDN Gedangsewu 1. Metode pelaksaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pentas seni menampilkan berbagai pertunjukan, seperti menyanyi, tari, pantomim, rebana, pembacaan Asmaul Husna, dan jaranan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pentas seni mampu meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kerja sama siswa dengan rata-rata capaian sebesar 83% dalam kategori baik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penguatan karakter sosial, religius, serta pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, pentas seni dapat menjadi program sekolah yang efektif dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara holistic
Downloads
References
Aji, B., & Setiawan, A. (2023). Penguatan karakter religius dan sosial siswa sekolah dasar melalui kegiatan keagamaan dan kesenian. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9 (1), 45–58.
Ananda, R., & Fadhilaturrahmi, F. (2019). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis seni. Jurnal Basicedu, 3 (2), 526–532.
Astuti, W., & Handayani, T. (2021). Peran kegiatan panggung gembira dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak usia sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5 (2), 1834–1843.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kemendikbud.
Lestari, S. D., & Rohayati, T. (2022). Seni tari tradisional sebagai media pelestarian budaya lokal dan pengembangan motorik kasar anak di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4 (3), 1102–1111.
Mukmin, M., Rahmawati, E., & Lestari, P. (2023). Pengembangan bakat dan kreativitas visual anak sekolah dasar melalui ekstrakurikuler kesenian. Jurnal Seni Budaya dan Pembelajarannya, 7 (2), 142–155.
Nugroho, A., & Saputra, H. (2020). Model evaluasi holistik pada kegiatan ekstrakurikuler berbasis seni di sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 24(2), 165–176.
Pratiwi, Y., & Wardani, N. S. (2021). Keefektifan seni pantomim dalam mengekspresikan emosi dan kreativitas non-verbal siswa sekolah dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 4 (2), 312–321.
Sedyawati, E. (2016). Pendidikan seni budaya: Estetika dan karakter bangsa. Pemuda Pelajar.
Setiyadi, R., Gunawan, G., & Hasanah, U. (2024). Implementasi kesenian tradisional jaranan dalam memupuk rasa cinta tanah air dan kerja sama siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 74–86.
Susilowati, E. (2022). Implementasi kurikulum merdeka dalam mengembangkan potensi holistik dan kreativitas peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13 (2), 189–198.
Wahyudi, T., & Ana, R. S. (2025). Strategi pendampingan guru dalam mengatasi kecemasan siswa saat tampil di depan umum. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Nusantara PGRI Kediri (Vol. 5, pp. 112–121). UNP Kediri Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Mafazil Hana, Alfi Laila, Rina Silfi Ana, Reni Fitria, Indah Fitri Nur Aini, Surya Ida Julianti, Wahyudi Wahyudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












