Peningkatan Literasi Masyarakat melalui Penyuluhan dan Media Informasi Digital Penggunaan Obat Tradisional yang Aman di Desa Sitaratoit Kabupaten Tapanuli Selatan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4651Keywords:
obat tradisional, media informasi digital, penyuluhan kesehatan, literasi masyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat Desa Sitaratoit, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengenai penggunaan obat tradisional yang aman dan tepat melalui kegiatan penyuluhan serta penyediaan media informasi digital. Meningkatnya penggunaan obat tradisional di masyarakat perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik terkait pemilihan bahan, cara penggunaan, pengolahan, penyimpanan, serta aspek keamanan penggunaan bahan alam. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pemberian kuesioner pre-test dan post-test, serta penyediaan media informasi digital berupa e-book edukasi mengenai penggunaan obat tradisional yang aman dan tepat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan penyampaian materi mengenai jenis obat tradisional, manfaat bahan alam, prinsip penggunaan yang bijak, cara memilih produk herbal yang baik, serta informasi mengenai mitos dan fakta penggunaan obat tradisional. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti sesi diskusi dan memanfaatkan media digital yang telah disediakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip penggunaan obat tradisional yang aman, pemanfaatan bahan alam secara tepat, serta meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengakses informasi kesehatan melalui media digital. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga penggunaan obat tradisional dapat dilakukan secara lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Dewoto, H.R. (2007). Pengembangan Obat Tradisional Indonesia Menjadi Fitofarmaka. Majalah Kedokteran Indonesia, 57(7), 205–211.
Fitriani, S. (2011). Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. New York: McGraw-Hill.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Penggunaan Obat Tradisional yang Baik dan Benar. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Laporan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2019). Pedoman Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jakarta: Kementerian Pertanian RI.
Mubarak, W.I. (2012). Promosi Kesehatan untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.
Nutbeam, D. (2008). The Evolving Concept of Health Literacy. Social Science & Medicine, 67(12), 2072–2078.
Putri, A. R., & Handayani, T. (2021). Edukasi Kesehatan Berbasis Media Digital dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 45–52.
Sari, D., & Prasetyo, A. (2020). Pemanfaatan Media Digital sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2), 120–128.
Sudarmi, S., & Wibowo, A. (2020). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(2), 85–92.
Susanti, R., & Lestari, N. (2022). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Penggunaan Obat Tradisional. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(1), 45–52.
World Health Organization. (2019). WHO Global Report on Traditional and Complementary Medicine 2019. Geneva: World Health Organization
World Health Organization. (2020). WHO Guidelines on Traditional and Complementary Medicine. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amalia Putri Lubis, Dini Liya Meirani Simatupang, Yolandha Putri, Romi Ardiansyah, Yenni Mulyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












