Optimalisasi Pengetahuan Penggunaan Antibiotik Melalui Edukasi DAGUSIBU pada Remaja SMA Islam Insan Madani Banjarmasin

Authors

  • Rosa Riauwati Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Tiara Tsaubina Habibie Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Septia Andini Putri Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Siti Nurhafifah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Ahmad Firdaus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4655

Keywords:

Antibiotik, DAGUSIBU, Remaja

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan penggunaan antibiotik secara rasional melalui edukasi konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) pada remaja siswa SMA Islam Insan Madani Banjarmasin, guna menekan risiko resistensi antibiotik sebagai ancaman kesehatan global. Metode yang digunakan kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, meliputi observasi, pre-test, penyuluhan tatap muka dengan ceramah, diskusi, dan media PowerPoint tentang DAGUSIBU, serta post-test dan kuesioner kepuasan untuk evaluasi, dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa dari rata-rata pre-test 38,57% menjadi post-test 84,49%, dengan kepuasan peserta didominasi kategori Puas dan Sangat Puas, sehingga kegiatan edukasi terbukti efektif membentuk perilaku bertanggung jawab dalam pengelolaan antibiotik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Rosa Riauwati, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia

Dosen S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

References

Andriani, M. I. (2024). Pengaruh edukasi leaflet terhadap pengetahuan penggunaan antibiotik siswa kelas 10 SMA Negeri 1 di Trawas. Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas, 2(1). https://doi.org/10.33479/jfmc.v2i1.22.

Centers for Disease Control and Prevention. (2020). Antibiotic resistance threats in the United States, 2019. U.S. Department of Health and Human Services, CDC.

Handayani, R. S., Siahaan, S., & Herman, M. J. (2018). Antimicrobial resistance and its control policy implementation in hospital in Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 131–140. https://doi.org/10.22435/jpppk.v1i2.537.

Ikatan Apoteker Indonesia. (2016). Pedoman DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar). Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2017 tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba di Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil kesehatan Indonesia tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI.

Pratiwi, A. I., Wiyono, W. I., & Jayanto, I. (2020). Pengetahuan dan penggunaan antibiotik secara swamedikasi pada masyarakat kota. Jurnal Biomedik: JBM, 12(3), 176–185.

Salam, M. A., Al-Amin, M. Y., Salam, M. T., Pawar, J. S., Akhter, N., Rabaan, A. A., & Alqumber, M. A. A. (2023). Antimicrobial resistance: A growing serious threat for global public health. Healthcare, 11(13). https://doi.org/10.3390/healthcare11131946

World Health Organization. (2020). Antimicrobial resistance. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Global antimicrobial resistance and use surveillance system (GLASS) report. World Health Organization.

Wulandari, A., Sari, R. P., & Hidayat, D. (2023). Hubungan penggunaan antibiotik tidak rasional dengan kejadian resistensi bakteri di masyarakat. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 12(2), 85–93.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Riauwati, R., Habibie, T. T., Putri , S. A., Nurhafifah, S., & Firdaus, A. (2026). Optimalisasi Pengetahuan Penggunaan Antibiotik Melalui Edukasi DAGUSIBU pada Remaja SMA Islam Insan Madani Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(5), 2642–2649. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4655

Issue

Section

Articles