Program DIGISEHAT: Edukasi Penggunaan Internet untuk Mencegah Kecanduan Gadget pada Mahasiswa di Asrama Smietra, Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i4.4660Keywords:
Edukasi kesehatan, Kecanduan gadget, Penggunaan internetAbstract
Penggunaan internet yang semakin tinggi pada mahasiswa berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecanduan gadget yang dapat berdampak terhadap kesehatan fisik, mental, dan produktivitas belajar. Berdasarkan hasil analisis situasi di Asrama Smietra, Kota Kupang, ditemukan bahwa penggunaan internet berlebihan sebagai faktor risiko kecanduan gadget merupakan masalah kesehatan yang paling dominan dengan persentase sebesar 37,8%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai penggunaan internet yang bijak sebagai upaya pencegahan kecanduan gadget melalui Program DIGISEHAT (Disiplin Gadget melalui Penggunaan Internet Bijak). Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan media poster. Kegiatan dilaksanakan pada 13 mahasiswa yang bertempat tinggal di Asrama Smietra dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 67,7 pada pre-test menjadi 93,8 pada post-test. Selain itu, sebagian peserta mulai menunjukkan perubahan perilaku dengan mengurangi penggunaan gadget berlebihan dan meningkatkan keterlibatan dalam aktivitas yang lebih produktif. Program DIGISEHAT terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai penggunaan internet yang sehat dan berpotensi mendukung pencegahan kecanduan gadget melalui peningkatan kesadaran dan perilaku penggunaan internet yang lebih bijak.
Downloads
References
Agatha, I. A., Agustina, & Wati, L. (2023). 59,1 Persen Mahasiswa Kecanduan Internet. Diakses dari: https://www.kompas.com/edu/read/2023/02/13/165931371/591-persen-mahasiswa-kecanduan-internet
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2025, 15 Agustus). Survei APJII: Pengguna internet Indonesia 2025 tembus 229 juta jiwa. Diakses dari: DetikInet. https://inet.detik.com/telecommunication/d-8047759/survei-apjii-pengguna-internet-indonesia-2025-tembus-229-juta-jiwa
Azzahra, A., Darmawan, I., & Karlina, I. (2025). Analisis dampak kecanduan gadget sebagai pemicu pembentukan kepribadian anti sosial. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). Diakses dari: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/2168
Chen, I. H., Pramukti, I., et al. (2024). Smartphone Application-Based Addiction Scale: Psychometric Evidence Across Nine Asian Regions Using Advanced Analytic Methods. Diakses dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39551939/
Firmansyah, Muhammad F., Su Djie To Rante, and Regina M. Hutasoit. "Hubungan kecanduan penggunaan smartphone terhadap kualitas tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2019." Cendana Medical Journal 8.1 (2020): 535-543. Diakses dari: https://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/2664
Murwani, A., Umam, M. K., et al. (2021). Hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa angkatan 2017 Program Studi Ilmu Keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 6(1), 79–90. Diakses dari: https://formilkesmas.respati.ac.id/index.php/formil/article/view/339
Nadhiroh, S. R., et al. (2025). Specific Internet-Use Disorders among Indonesian College Students: Psychometric Evaluation of the Assessment of Criteria for Specific Internet-Use Disorders (ACSID-11). Diakses dari: https://www.sciencedirect.com/org/science/article/pii/S1462373025001166
Nugraha, B. A. A. N. R. J., Rinjani, A., Ali, S., & Pardiansyah, A. (2023). The relationship between use of gadgets and sleep quality on nursing students. Basic and Applied Nursing Research Journal, 4(1), 47–54. Diakses dari: https://doi.org/10.11594/BANRJ.04.01.07
Parajuli, B. R. (2021). Increased internet addiction during COVID-19 pandemics. Diakses dari: https://www.researchgate.net/publication/355542608_Increased_internet_addiction_during_COVID-19_pandemics
Safitri, A. U., Nauli, F. A., et al. (2022). Stigma masyarakat Melayu terhadap orang dengan gangguan jiwa. Health Care: Jurnal Kesehatan, 11(1), 78–86. Diakses dari: https://jurnal.payungnegeri.ac.id/index.php/healthcare/article/view/136
Vincent, A. P. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Kesehatan Fisik dan Kesehatan Mental Akibat Penggunaan Internet pada Mahasiswa Universitas Hasanuddin Tahun 2024. Diakses dari : https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/44024/
Winarto, W. (2025, 27 September). Opini: Dua Sisi Internet di Nusa Tenggara Timur, Peluang Kemajuan dan Risiko Peretasan. Diakses dari: https://kupang.tribunnews.com/editorial/933520/opini-dua-sisi-internet-di-nusa-tenggara-timur-peluang-kemajuan-dan-risiko-peretasan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jeanette Reis Taneo, Kresensia Apriliani Jula, Laurensia Vatriani Duet, Maria Epifania Sandri Asa, Vinsensius Harmando, Christina Rony Nayoan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












