Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Leaflet sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Seks Berisiko pada Pemuda GBI Kharisma Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4676Keywords:
leaflet, pengetahuan, perilaku seks berisikoAbstract
Perilaku seksual berisiko merupakan segala bentuk aktivitas seksual yang dilakukan tanpa perlindungan yang memadai sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi menular seksual (IMS), HIV/AIDS, serta kehamilan yang tidak direncanakan. Perilaku ini masih menjadi tantangan serius di kalangan remaja dan pemuda akibat rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi, pengaruh teman sebaya, dan paparan media digital yang tidak terkontrol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pemuda GBI Kharisma Kota Kupang mengenai perilaku seks berisiko melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan media leaflet yang dikembangkan melalui tahapan analisis isu dan audiens, penyusunan materi, perancangan desain tiga lipatan menggunakan aplikasi Canva, serta uji coba media sebelum pelaksanaan kegiatan utama. Kegiatan melibatkan 15 orang pemuda berusia 16–29 tahun dan dilaksanakan melalui pemberian pre-test, penyampaian materi, pembagian leaflet, sesi tanya jawab, dan post-test menggunakan instrumen 10 soal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 84% meningkat menjadi 100% pada post-test, sehingga terjadi peningkatan sebesar 16%. Dengan demikian, edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pemuda mengenai perilaku seks berisiko dan dapat direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan reproduksi pada kelompok remaja dan pemuda.
Downloads
References
Atmojo, J.T., et al. (2025). Parental Communication as a Protective Factor Against Adolescent Risky Sexual Behavior: A Meta-Analysis. Journal of Health Promotion and Behavior, 10(3), 305–315. https://doi.org/10.26911/thejhpb.2025.10.03.05
Badan Pusat Statistik, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, & ICF. (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017: Kesehatan Reproduksi Remaja. BPS, BKKBN, Kemenkes RI, dan ICF.
Beluan, M.I.S., et al. (2025). Dampak Kehamilan Remaja terhadap Kesehatan, Sosial, Ekonomi, dan Pendidikan: A Systematic Review. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(2), 267–276.
Fitrian, F., Nurekawati, N., MS, D.S., Nugrawati, N., & Alfah, S. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 384–391.
Karle, A., Agardh, A., Larsson, M., & Arunda, M.O. (2023). Risky Sexual Behavior and Self-Rated Mental Health among Young Adults in Skåne, Sweden: A Cross-Sectional Study. BMC Public Health, 23(1). https://doi.org/10.1186/s12889-022-14823-0
Mulyani, I., Kolbi, S.A., Ardila, N.Z., & Dewi, A.S. (2026). Pendidikan Kesehatan Remaja Hebat Tahu Batas: Hindari Pergaulan Bebas Raih Cita Cita di SMKN 1 Cisarua. JURNAL DUNIA PENDIDIKAN, 7, 993–1008.
Sumarni, R., Nurhasanah, R., & Anjani, M. (2023). Social Media Relationship About Pornography and Sex Behavior. 11(1), 65–75.
Syafitriani, D., Trihandini, I., & Irfandi, J. (2022). Determinan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja (15–24 Tahun) di Indonesia: Analisis SDKI 2017. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(2). https://doi.org/10.25311/keskom.vol8.iss2.1162
Syaripah, R., Marlina, E.D., & Sholihat, S. (2024). Pengaruh Edukasi Perilaku Seks Berisiko terhadap Sikap dan Niat Perilaku Seks pada Remaja di SMA Negeri 39 Cijantung. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 4(2), 87–94. https://doi.org/10.36082/jmswh.v4i2.1657
Teda, M.E., Takaeb, A.E.L., & Bunga, E.Z.H. (2025). Hubungan Dukungan Orangtua dan Guru dengan Perilaku Seks Bebas pada Remaja di Nusa Tenggara Timur. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 524–534. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5292
World Health Organization. (2024). Adolescent Health. World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Adolescent Sexual and Reproductive Health. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erlian Mariana Pandie, Kezia Indriani Nenotek, Marsela Candra Naisais, Vramesti Nur Anggraeni, Christina Rony Nayoan, Marni Marni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












