Edukasi Fisioterapi dalam Meningkatkan Mengenai Nyeri Leher pada Pekerja Pasar Oro-Oro Dowo

Authors

  • Izzatul Mufidah Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4753

Keywords:

Fisioterapi, Nyeri leher, Pekerja

Abstract

Nyeri leher adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan di regio cervicalis yang ditandai dengan keluhan sakit kepala, nyeri dan kaku yang menjalar sampai ke bahu dan lengan atas. Prevalensi nyeri leher keseluruhan pada populasi umum sekitar 23.1% dengan rata-rata kejadian per-tahun sebanyak 25.8%. Nyeri leher menyebabkan ketegangan otot dan pembatasan rentang gerak leher, yang mengganggu postur tubuh secara keseluruhan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dengan memahami nyeri leher serta pentingnya mencegah terjadinya nyeri leher. Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan dengan memberikan contoh gerakan latihan yang dapat dilakukan.Pada kegiatan ini dilakukan juga penilaian pre-test dan post-test yang mendapatkan hasil peningkatan pengetahuan yang signifikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi. Pemahaman tentang nyeri leher dan faktor penyebabnya meningkat dari 5% menjadi 100%, pemahaman postur kerja ergonomis dari 5% menjadi 90%, serta pemahaman latihan fisioterapi dari 2% menjadi 90%. Edukasi fisioterapi juga meningkatkan kemampuan peserta melakukan latihan peregangan secara mandiri sebagai upaya pencegahan nyeri leher.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfianty, D., Zakiyah, R., & Sulistyowati, E. (2023). Posisi dan durasi kerja menjadi faktor risiko keluhan nyeri leher dan bahu pada penjahit rumahan di Kota Malang (Position and work duration as risk factors for neck and shoulder pain among home tailors in Malang City). Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine), 11(2), 1–10. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jkkfk/article/view/22715

Cahyarani, D., & Baruna, A. H. (2024). Edukasi fisioterapi mengenai neck pain terhadap postur tubuh pada pekerja keripik tempe Sanan Rudi Kota Malang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(3), 763–768. https://doi.org/10.54082/jamsi.1186

Calixtre, L. B., Moreira, R. F. C., Franchini, G. H., Alburquerque-Sendín, F., & Oliveira, A. B. (2015). Manual therapy for the management of pain and limited range of motion in subjects with signs and symptoms of temporomandibular disorder: A systematic review of randomised controlled trials. Journal of Oral Rehabilitation, 42(11), 847–861. https://doi.org/10.1111/joor.12321

Cohen, S. P. (2015). Epidemiology, Diagnosis, and Treatment of Neck Pain. Mayo Clinic Proceedings, 90(2), 284–299. https://doi.org/10.1016/j.mayocp.2014.09.008

Firnadi, J. A. H., Handayani, S., Munawaroh, S., & Wiyono, N. (2021). Hubungan postur kerja dengan kejadian nyeri leher pada pembatik di Kampung Batik Laweyan Surakarta. National Journal of Occupational Health and Safety, 2(2), 127–135. https://doi.org/10.59230/njohs.v2i2.5627

Jones, L. B., Jadhakhan, F., & Falla, D. (2024). The influence of exercise on pain , disability and quality of life in office workers with chronic neck pain : A systematic review and meta-analysis. Applied Ergonomics, 117(December 2023), 104216. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2023.104216

Kazeminasab, S., Nejadghaderi, S. A., Amiri, P., & Pourfathi, H. (2022). Neck pain : global epidemiology , trends and risk factors. BMC Musculoskeletal Disorders, 1–13. https://doi.org/10.1186/s12891-021-04957-4

Maulidya, L., Kurniawidjaja, L. M., & Trihandini, I. (2023). Keluhan nyeri di bagian tengkuk leher (neck pain) pada pekerja perkantoran: A systematic review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(5), 665–679. https://doi.org/10.25134/jkm.v14i5.7812

Melda Putri, D. M. (2025). Kajian terhadap berat dan posisi angkat beban sebagai faktor pemicu neck pain pada buruh angkut di Pelabuhan Soekarno–Hatta Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 17(2), 1–8.

Muryani, K. A., & Arifin, S. (2025). Analisis postur kerja dan durasi kerja terhadap keluhan muskuloskeletal dan nyeri leher pada pekerja kantoran: A systematic literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 9, 3422–3429.

Natashia, K., & Makkiyah, F. A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan nyeri leher non-spesifik pada orang dewasa usia produktif. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 13(1), 136–146. https://doi.org/10.35816/jiskh.v13i1.1195

Quais, S., & Suhail, A. (2023). Physiotherapy management of a patient with neck pain having block vertebra: A case report. Exploration of Musculoskeletal Diseases, 1(1), 31–36. https://doi.org/10.37349/emd.2023.00006

Safitri, A. G., Widjasena, B., & Kurniawan, B. (2017). Analisis Penyebab Keluhan Neck Pain Pada Pekerja di Pabrik Sepatu dan Sandal Kulit Kurnia di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(3), 234–240.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Mufidah, I. (2026). Edukasi Fisioterapi dalam Meningkatkan Mengenai Nyeri Leher pada Pekerja Pasar Oro-Oro Dowo . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(5), 3466–3473. https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i5.4753

Issue

Section

Articles